Waspada! Transmart Pekanbaru Dinilai Rawan Copet

Redaksi Redaksi
Waspada! Transmart Pekanbaru Dinilai Rawan Copet
fin/rec
Laporan Martalena ke Polsek Payung Sekaki terkat kasus copet yang ia alami di Transmart Pekanbaru, Sabtu (1/7/17).

PEKANBARU, riaueditor.com - Seminggu usai mengalami nasib naas yang menimpa karyawannya sendiri, pengunjung Transmart Pekanbaru kembali menjadi korban. Kali ini pengunjung bernama Martalena (54), dicopet oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Sabtu (01/07/17) kemarin.

Peristiwa yang menimpa warga Jalan Utama Sari Kelurahan Tangkerang Selatan Bukit Raya itu, terjadi saat tengah sholat magrib di mushola Transmart lantai 3, Jalan Sukarno Hatta. Saat itu dia menitipkan tas kepada temannya Linda, ucap Martalena, Senin (3/7/17).

 

"Tas saya titip ke teman saya kemudian pakai mukena. Kemudian saya lihat tas saya tertutup jilbab wanita OTK yang duduk di sebelah Linda. Terus saya permisi mengambil tas, saya letakkan di depan teman saya Asih dan Linda. Kemudian saya sholat maghrib," bebernya. 

 

Usai sholat Martalena kemudian bergegas menuju tempat kasir untuk membayar belanja yang ia bawa. Saat itu dia baru sadar bahwa dompet berisi sejumlah uang dan dokumen penting sudah hilang.

 

Ia pun langsung melapor ke security. Setelah dilakukan pengecekan ke semua CCTV, ternyata menurut security Transmart, Dicki, wanita berjilbab itu bersama temannya sudah cukup lama gerak geriknya diawasi oleh security Transmart karena diduga beberapa kali melakukan aksi copet di Transmart Pekanbaru.

 

Saat security mendekati wanita OTK itu, dia langsung kabur lewat lift dan berlari menuju kendaraan yang di parkir di luar  gedung. Namun merk dan nomor polisi kendaraannya sempat dicatat Dicki.

 

"Sewaktu saya dapat laporan ada pengunjung yang kecopetan. Saya langsung mendekati dia tapi dia langsung berlari ke lift, karena ramai saya tidak bisa masuk. Saya kejar dia sampai di tempat parkir, dan sempat saya catat no BM motornya," jelas Dicki.

 

Tak terima aksi copet yang diduga dilakukan wanita OTK itu, Martalena langsung melapor ke Polsek Payung Sekaki hari itu juga.

 

Menurut petugas piket yang menerima pengaduan Martalena, Brigadir Dike Franky, kasus ini akan ditindaklanjuti.

 

"Kita sudah punya nomor polisi kendaraan yang dipakainya. Nanti akan kita selidiki siapa pemilik sepeda motor ini. Dari situ nanti akan kita lanjutkan penyelidikannya,” kata Dike. 

 

Menurut Martalena akibat aksi copet tersebut, dirinya kehilangan sejumlah uang dan dokumen penting. Diantaranya, uang tunai Rp 300 ribu, dollar Singapore 300 dan 20 Euro. Selain itu dua buah ATM, kartu NPWP dan kartu BPJS.

 

Atas nasib naas yang menimpanya itu, owner media online Riau Eksis itu meminta masyarakat pengunjung Transmart agar waspada, karena di pusat perbelanjaan tersebut dinilai rawan copet. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini