Wanita Cantik yang Tewas di Kabun Karet Sempat Pamit Liburan

Redaksi Redaksi
Wanita Cantik yang Tewas di Kabun Karet Sempat Pamit Liburan
Dok: Wildan/Sindo TV
Mayat wanita muda di kebun karet di Sukabumi
SUKABUMI - Maria alias Mamay, perempuan berparas cantik yang ditemukan tewas di perkebunan karet di Sukabumi, Jawa Barat, sempat pamit ke keluarga untuk liburan bersama teman-temannya. Korban pamitan ingin pergi ke Bali atau Puncak, Bogor.

"Sebelum meninggal, ia minta izin untuk liburan ke Bali atau Puncak bersama kawan-kawannya. Saya enggak menyangka, permohonannya itu akan berujung seperti ini," ujar Yeni Nuraeni, kakak korban.

Atas peristiwa yang menimpa adiknya, Yeni mengaku syok. Terlebih, mayat Mamay ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka tusuk di sekujur tubuh dan sayatan di leher. "Saya sempat tidak percaya dia meninggal dalam keadaan seperti itu," akunya.

Warga Cikadu, Kecamatan Curug Kembar itu menjelaskan, selama ini Mamay tinggal bersama seorang pembantu di rumahnya yang baru saja direnovasi, di kawasan Cikeong, Desa Jaya Mekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Sementara suaminya merupakan warga negara asing yang lebih sering berada di luar negeri.

"Kadang dia suka pulang ke Curug, liat ibu atau main ke rumah saya. Suaminya jarang pulang lantaran tinggal di luar negeri," tambahnya.

Keterangan yang disampaikan Yeni hampir sama dengan keterangan yang disampaikan oleh tetangga korban, Erfin. Pada Jumat 11 April 2014, Mamay pamitan untuk pergi keluar rumah bersama teman prianya berinisial AK. Meski sudah menikah dengan warga negara asing, Mamay menjalin hubungan dengan AK.

Seperti diberitakan, mayat Mamay ditemukan di sebuah perkebunan karet di Kampung Sampalan, Desa Cimanggu, Cikembar, Sukabumi pada Senin 14 April 2014 pagi oleh seorang warga yang hendak ke kebun. Sekitar 20 meter dari lokasi penemuan mayat, polisi menemukan sebilah pisau dapur.

(Wildan Topan/Sindo TV/ris)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini