T Said Alias Bujang Sering Mengalami Kram, Tinggalkan Seorang Istri dan 4 Anak

Redaksi Redaksi
T Said Alias Bujang Sering Mengalami Kram, Tinggalkan Seorang Istri dan 4 Anak
Almarhum T Said Hermansyah, PNS Pellawan sema hidup.
PELALAWAN, riaueditor.com -  Dimata teman-temannya, almarhum T Said Hermansyah yang jasadnya sudah ditemukan di Buluh Cina akibat tenggelam di Sungai Kampar pada Selasa (19/5) lalu merupakan sosok periang dan bersahaja. Dirinya dikenal sangat hobby berolahraga. Semua olahraga bisa dikatakan dikuasai almarhum termasuk renang.

Demikian ungkap keluarga korban, Arif Ripani S.Sos kepada riaueditor, Kamis (21/5). Menurutnya, almarhum jika berolahraga sering mengeluhkan Kram dikakinya.

"Kalau sedang olahraga seperti bermain futsal, 5 menit sering Kram. Kram itu yang sering dikeluhkan almarhum. Almarhum juga dipercaya untuk menjadi wasit dalam berbagai lomba olahraga. Teman-teman dan saya pribadi memprediksi almarhum saat menolong anak tetangganya yang tenggelam namun juga tidak selamat karena mengalami Kram. Kalau berenang saya pastikan beliau termasuk yang diandalkan. Karena kita dulu sering berenang di sungai. Beliau bisa berenang," ujarnya.

Dikatakan Arif Rifani, yang juga Kasubbag berita dan dokumentasi di bagian Humas dan PDE Setdakab Pelalawan ini, almarhum meninggal seorang istri Nur Aiziyah (30) PNS Pelalawan di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pelalawan.

"Almarhum juga meninggal 4 orang anak, 2 laki-laki dan dua orang perempuan. Almarhum beserta keluarga menetap di Pekanbaru," ujarnya.

Dikatakan Arif Rifani, beliau tenggelam bersama anak tetangganya di Sungai Kampar Teratak Bulu, Siak Hulu pada Selasa siang (19/5).

"Informasi di lokasi kejadian, biasanya di daerah tempat tenggelamnya almarhum ada penjaga, namun pas hari naas penjaga pulang kampung. Memang dilarang berenang dan memancing di daerah tersebut," ujar Arif.

Dilanjutkan Arif, awalnya korban menolong anak tertuanya yang tenggelam Selanjutnya korban menolong anak tetangganya. Disaat ditolong, sianak meronta-ronta hingga tak terselamatkan oleh almarhum. Jasad anak tetangga almarhum ditemui selang 2 jam setelah tenggelam yakni pukul 16.00 sore, Selasa kemaren.

"Alhamdulillah jasad korban hari ini sudah ditemukan. Terima kasih bagi seluruh Tim SAR, Tagana dan Masyarakat yang telah membantu pencarian jasad T Said," tutup Arif dengan menahan derai air mata. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini