Selebaran Mendiskreditkan Islam Menyebar di Pelalawan

MUI Minta Umat Islam Waspada dan Tidak Mudah Percaya
Redaksi Redaksi
Selebaran Mendiskreditkan Islam Menyebar di Pelalawan
JUL/riaueditor.com
Ketua MUI Pelalawan H.Iswadi,LC menunjukkan selebaran dan lembaran berbentuk buku yang mediskreditkan Ummat Islam.
PKL.KERINCI, riaueditor.com- Warga Pangkalan Kerinci dihebohkan dengan selebaran yang berjudul "Jangan aku tertipu, Tuhanku". Sejumlah warga mengaku tidak tahu siapa yang menyebarkan dan meletakan lembaran copian tersebut di depan pintu rumah mereka.

Menyikapi hal ini, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pelalawan H Iswadi, LC kepada riaueditor Minggu (9/3) mengaku bahwa dirinya dua hari yang lalu ditelepon sejumlah tokoh masyarakat dan warga yang memberitahukan adanya selebaran-selebaran kertas yang mendiskreditkan agama Islam yang diperbandingkan dengan agama lain.

"Apa yang disampaikan dalam selebaran tersebut menyesatkan dan sangat memojokkan Islam. Saya sudah baca semua, saya minta ummat Islam yang mendapat selebaran ini agar waspada dan tidak mudah percaya," paparnya.

Menurut Iswadi, sejumlah pembahasan tentang Islam sangat memprovokasi dan memojokkan ummat Islam. Hal ini harus disikapi dengan arif dan bijak.

"Apa yang disampaikan merupakan ajaran sesat. Saya menyebutnya ajaran sempalan yakni ajaran yang tidak sesuai dengan aqidah dan kepercayaan. Jangan mudah terprovokasi dengan selebaran tersebut. Segera berkoordinasi dengan ulama dan para ustadz di daerah masing-masing. Jika perlu langsung berkoordinasi dengan MUI Pelalawan berkantor di Jalan Pemda di seberang Masjid Raya Al-Muttaqin Pangkalan Kerinci," ungkapnya.

Dilanjutkan Iswadi, saat ini kerukunan ummat beragama di Pelalawan terkhusus di Ibukota Pangkalan Kerinci terbina dengan baik. Tentunya ini harus dijaga dan tidak dirusak dengan selebaran yang bermaksud memecah belah.

"Masuknya selebaran ini berkemungkinan besar karena di Pelalawan ataupun di Pangkalan Kerinci masyarakatnya majemuk berasal dari agama suku adat istiadat yang beragam. Kondisi ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang memecah-belah masyarakat. Apalagi kita mau memasuki Pemilu Legislatif tentunya suasana damai dan kerukunan harus tetap dijaga," pungkasnya.(JUL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini