Sehari, Dua Mobil di Pekanbaru Jadi Korban Pecah Kaca

Redaksi Redaksi
Sehari, Dua Mobil di Pekanbaru Jadi Korban Pecah Kaca
ilustrasi

PEKANBARU, riaueditor.com  - Pencuri spesialis pemecah kaca kembali marak di Kota Pekanbaru. Betapa tidak, dalam sehari kemarin, Kamis (04/2/2016), dua kasus terjadi ditempat berbeda diwilayah hukum Polresta Pekanbaru.

Awalnya, siang sekiuat pukul 14.00 WIB, akis pencurian dengan modus pecah kaca pintu mobil, beraksi di sekitar kawasan Jalan Lili, Kecamatan Sukajadi. Dimana korbannya bernama The Jong (50), sewaktu dimintai keterangannya menerangkan kepada petugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta menerangkan. Siang itu, dalam perjalanan tiba-tiba ban mobil milik korban kempes dan korban pun berhenti untuk menganti ban mobilnya.

Usai ban mobil digantikan, lalu korban bermaksud hendak membawa mobilnya ke bengkel dan memakirkan mobilnya di sekitar Jalan Lili. Sewaktu hendak pergi, spontan korban kaget melihat kaca pintu mobil sebelah kiri sudah dalam kondisi pecah.

Akibatnya beberapa barang berharga dan surat-surat penting lainnya, milik korban yang ditinggal didalam mobil raib dibawa kabur pelaku. Tak terima atas kejadian tersebut, korban lalu melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polresta, guna pengusutan lebih lanjut. Hinga berita ini diturunkan, laporan kasus kejadiannya masih di tangani pihak Satreskrim Polresta.

Dihari yang sama, aksi pecah kaca pintu mobil kembali terjadi. Dimana korban berikutnya adalh seorang ibu rumah tangga bernama Mayesti (44). Dimana siang itu, sekira pukul 15.30 WIB, sewaktu korban hendak pergi, korban melihat kaca pintu  sebelah kanan mobil Toyota Kijang Innova miliknya sudah dalam kondisi pecah. Saat itu mobil korban dipakirkan di halaman Mesjid Al Fatah di Jalan Sudirman.

Setelah tak lama bertemu dengan temannya, lalu korban bermaksud hendak pergi dan saat itulah korban mendapatkan kaca pintu mobil sebelah kanan sudah dalam kondisi pecah.

Akibatnya, sebuah tas berisikan berisikan satu unit leptop merk Sony Vaio raib dicuri orang tidak dikenal. Selanjutnya, oleh korban kasus tersebut dilaporkan korban ke SPKT Polsek Pekanbaru Kota, guna pengusutan lebih lanjut. 

"Benar, pada hari Kamis (04/02/2016) siang, jajaran Polresta telah menerima dua pengaduan dan laporan polisi atas dugaan kasus pencurian dengan pemberatan (curat), modus pecah kaca pintu mobil di dua lokasi TKP berbeda. Saat ini kedua laporan kasusnya masih dalam Lidik,"singkat Wakapolresta, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, SIK, Jumat (05/02/2016) siang.(bot)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini