Satu Keluarga Tewas Berpelukan, Suami Korban dalam Kondisi Kritis

Redaksi Redaksi
Satu Keluarga Tewas Berpelukan, Suami Korban dalam Kondisi Kritis
(Foto: Chyntia Sami/Okezone)
Suami korban pembunuhan di Tangerang sedang menjalani perawatan medis.

TANGERANG - Kondisi Muchtar alias Habib (60) korban selamat dalam pembunuhan satu keluarga yang tewas berpelukan di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6/5, Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang hingga saat kini dalam kondisi kritis.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, Habib merupakan suami dari Ema (40) yang tewas berpelukan di kamar bersama kedua anaknya yakni Nova (23) dan Tiara (12). Habib menderita luka tusuk di bagian leher dan perut.

"Sampai saat ini kondisinya masih kritis di RSUD Kabupaten Tangerang," ujar Deddy saat dihubungi Okezone, Senin (12/2/2018).

Deddy menjelaskan, pihak dokter masih terus berupaya melakukan tindakan medis untuk menyelamatkan korban. Pasalnya, Habib merupakan saksi kunci dari insiden tersebut.

Sementara, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pun, pihak kepolisian memastikan tidak ada barang berharga milik korban yang hilang.

"Dari hasil TKP sih tidak ada barang yang hilang. Tapi, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif pembunuhan ini," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi berpelukan pada Senin, 12 Februari 2018 sekira pukul 15.00 WIB. Sang ibu, Ema ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian kepala dan wajahnya. Ia tewas dalam kondisi tertelungkup di atas kasur sambil memeluk kedua anaknya, yakni Nova (23) dan Tiara (12).

Sementara sang suami, Habib (60) ditemukan sekarat dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya. Tubuh Habib yang terkapar lemas ditemukan di kamar yang berbeda dengan lokasi penemuan jasad sang istri dan kedua anaknya. Korban pun dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang guna menjalani perawatan intensif.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini