Salah Tangkap, Warga Babak Belur Dipukuli

Redaksi Redaksi
Salah Tangkap, Warga Babak Belur Dipukuli
Hen Lobak (30), korban salah tangkap.
KAMPAR, riaueditor.com - Diduga salah tangkap, warga Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampar Timur babak belur dipukuli. Pasalnya korban dituduh komplotan pelaku pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Kampar.

Kejadian terkuak ketika korban pemukulan, Hen Lobak (30) menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada wartawan, di kediamannya desa Pulau Rambai, Senin (01/11).

Dikatakan, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi dari polres Kampar itu terjadi pada Sabtu (30/10) di rakit penyeberangan tempat biasa dirinya bermain, tanpa diduga datang oknum polisi dengan pakain preman menyapa dan mengatakan dirinya sombong, tidak lama setelah itu korbanpun langsung dicekek dan dipukuli.

“Sombong ang kini e, (Sombong kau sekarang ya-red) sombong apo pulo bang (Sombong apapula bang-red), lalu dia datang langsung mencekek dan memukuli saya,” kata Hen.

Merasa tidak bersalah, Hen lobak pun melakukan perlawanan dan pada akhirnya korban digiring ke Mapolres Kampar.

“Ya karena kita tidak salah apa-apa, saya melawan,” tutur Hen lagi.

“Saya dibawa ke Polres, disitu saya dipukuli dan dipaksa untuk mengaku, karena tidak terbukti bersalah saya dilepaskan pada pukul 04.00 subuh Minggu (30/10), saya dilepaskan di SPBU Air Tiris,” tambahnya.

Akibat prilaku oknum tersebut, korban salah tangkap ini mengalami patah gigi, kening luka robek, mata merah dan di bagian punggung terdapat luka memar bekas pukulan, serta bagian rusuk juga sakit.

Sementara itu, kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Y.E Bambang Dewanto SH ketika dihubungi melalui via telpon genggamnya, ketika mengetahui awak media yang menghubungi, Kasat lansung memutuskan telpon. Setelah ditelpon kembali nomor lansung tidak bisa dihubungi.

Tidak lama berselang, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK ketika dihubungi dihari yang sama mengaku belum mengetahui kejadian ini, namun dirinya berjanji akan melakukan croscek ke bawah terkait adanya dugaan salah tangkap ini.

“Kita akan melakukan croscek ke bawah, terkait kebenarannya nanti kita akan memberitahukan informasi ini kepada pihak media,” tutup Kapolres Kampar.(Syailan Yusuf)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini