Pengawas Masuk Angin,

SPBU di Inhu Bebas Jual BBM Gunakan Jerigen

Redaksi Redaksi
SPBU di Inhu Bebas Jual BBM Gunakan Jerigen
ali/riaueditor.com
SPBU di Inhu Bebas Jual BBM Gunakan Jerigen.
RENGAT, riaueditor.com - Sebagaimana fungsinya SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umur) adalah merupakan tempat Pengisian BBM (Bahan Bakar Minyak) bagi kendaraan bermotor, namun dalam perjalanannya banyak SPBU di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang tidak mengindahkan aturan yang berlaku tersebut.

Hampir seluruh SPBU yang ada di Inhu melakukan pengisian terhadap pembeli yang menggunakan jerigen, dan bahkan dalam partai besar, akibatnya masyarakat sering tak kebagian dan terpaksa harus mengisi bahan bakar kendaraan mereka kepada pedagang BBM Eceran.

Salah seorang warga Rengat, Dede (41) Jumat (25/6) sangat menyesalkan sikap SPBU yang berbuat semaunya tanpa mengindahkan aturan yang berlaku, akibatnya masyarakat juga yang dirugikan.

"Saya sering melihat SPBU di Rengat seperti SPBU Danau Raja Rengat yang melakukan pengisian kepada pembeli yang menggunakan Jerigen dalam partai besar dengan menggunakan sepeda motor bajaj yang memiliki bak di belakangnya itu," katanya.

Hal ini sudah berlangsung lama, dan tidak ada tindakan yang dilakukan kepada pihak pengelola SPBU sehingga mererka bebas melakukan hal tersebut.

"Pihak penegak hukum yang berhak menindak lanjuti hal ini terkesan tutup mata, demikian juga pihak Pertamina yang mempunyai kewenangan terhadap hal tersebut," katanya lagi.

Kita berharap hal ini menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Inhu, kemana lagi masyarakat mengadu, karena penegak hukum yang bertanggung jawab mengawasi SPBU di Inhu rata-rata sudah masuk angin, sehingga lebih banyak kentut dari pada nyali, katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan, Udin warga Kecamatan Rengat Barat, dirinya mengaku sering kecewa terhadap SPBU Pematang Reba, dimana ketika hendak mengisi BBM pihak SPBU mengatakan bensin habis, sementara dirinya sering melihat pihak SPBU membiarkan para pembeli jerigen mengisi sendiri jerigen mereka, singkatnya.

Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Inhu Dahjoni yang membidangi masalah ini belum dapat dimintai keterangan terkait hal ini, "beliau jarang di tempat," ujar salah seorang pegawai yang tak mau disebutkan jati dirinya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini