Ratusan Massa Kaum Ibu dan Anak-anak Demo Kantor PLN

Redaksi Redaksi
Ratusan Massa Kaum Ibu dan Anak-anak Demo Kantor PLN
hen/riaueditor.com
Ratusan Massa Kaum Ibu dan Anak-anak Demo Kantor PLN Rayon Bagansiapiapi, Minggu malam (24/4).
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Ratusan massa yang didominasi kaum ibu dan anak-anak dari Bagan Hulu, Minggu malam (24/4) mendemo Kantor PLN Bagansiapiapi. Perusahaan Negara tersebut didemo karena telah semena mena melakukan Pemadaman listrik disaat anak-anak akan menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS) maun pun Ujian Nasional (UN).

"Tak peduli senjo, magrib, orang akan sholat dan mengaji, saat menyuap nasi, terlebih anak-anak pada sedang menghadapi UAS dan UN saat ini, PLN sesuka hati memadamkan listrik," ujar salah seorang ibu, Tini (50) saat menyampaikan aspirasinya di halaman kantor PLN.

Selain merasa muak dengan tindak tanduk PLN yang tidak mengenal waktu ketika melakukan pemadaman, massa meminta pihak PLN Bagansiapiapi Cabang Dumai supaya mengembalikan aliran listrik yang semula PLTD, saat ini secara sepihak telah dialihkan ke aliran PLTA.

"Kami tidak mau aliran PLTA, kami mau aliran PLTD, aliran PLTA ini spaning turun naik, sudah banyak peralatan elektronik kami menjadi rusak," sambung Tini.

Aksi demo ratusan warga tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang siaga mengamankan asset kantor PT PLN Rayon Bagansiapiapi.

Guna mencegah kejadian yang tidak diingikan, akhirnya Kapolsek Bangko Kompol Nurhadi Ismanto berinisiatif untuk memediasi pengunjuk rasa dan menggelar pertemuan bersama Supervesor PLN, Hariono yang sedang bertugas saat itu.

Hariono menyampaikan permohonan maaf atas kejadian pemadaman yang telah dilakukan pihaknya, dengan alasan bahwa pemadaman yang dilakukan pihaknya karena defisit daya.

"Manajer PLN sekarang sedang tidak berada di tempat karena besok akan menggelar rapat di Pekanbaru. Sekarang warga apakah siap diganti ke PLTD?," tanya dia.

Mendengar pertanyaan tersebut spontan ratusan warga mengiyakan, kemudian akhirnya sepakat aliran PLTA yang selama ini digunakan dipindahkan ke PLTD.

Massa akhirnya membubarkan diri setelah mendapat penjelasan terkait pemadaman yang dilakukan dari pihak PT PLN Rayon Bagansiapiapi.(sr/hen)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini