Sebut Wartawan Beritakan Kebohongan

Puluhan Wartawan Demo Gubri Annas

Redaksi Redaksi
Puluhan Wartawan Demo Gubri Annas
mp/oketimes
PEKANBARU, riaueditor.com- Puluhan wartawan di Pekanbaru, Kamis (20/3) siang melakukan aksi demo di teras kantor Gubernur Riau. Wartawan merasa dilecehkan oleh Gubernur Riau, Annas Maamun yang menyebutkan awak media memberitakan berita bohong pasca kedatangan Presiden SBY pekan lalu.

Koordinator lapangan, Sahnan Rangkuti mengatakan sesuai Undang-undang Pers, jika ada yang komplain soal pemberitaan maka ada tempat untuk menyampaikan hak jawabnya melalui media masing-masing dan jika hal tersebut tidak bisa ditempuh maka Narasumber bisa melaporkan ketidaksenangan soal pemberitaan ke dewan pers.

"Media untuk melaporkan itu sudah ada bagi narasumber yang merasa tidak senang dengan pemberitaan suatu media, tidak dengan menghina dan memarahi wartawan bahkan tidak mengusir wartawan," kata Syahnan,  Kamis (20/3) di teras kantor Gubernur Riau.

Sahnan yang juga wartawan Kompas ini menuntut, Gubernur Riau, Annas Maamun untuk meminta maaf kepada seluruh wartawan di Riau dan Indonesia. Karena tugas peliputan wartawan sangat mulia untuk menyebarkan informasi kepada mawayarakat.

Setengah jam berselang, Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Zaini Ismail datang menghampiri wartawan berniat untuk meredahkan kondisi yang ada. "Saya diutus Gubernur Riau untuk meminta maaf kepada kawan-kawan semua, tapi jika kawan-kawan tidak bersedia maka saya akan memfasilitasi pertemuan ini," ujarnya.

Aksi demo wartawan ini dipicu sikap Gubernur Riau Annas Maamun yang melecehkan wartawan saat jumpa pers mengekspos sembilan tersangka pembakaran lahan di Posko Satgas Karhutla di Lanud Roesmin Nurdjadin, tadi pagi.

Kala itu, Gubri Annas marah karena pemberitaan yang menyebutkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono marah kepadanya saat berkunjung ke Riau, beberapa hari lalu. Wartawan menyarankan agar gubernur menggunakan hak jawab jika merasa dirugikan pemberitaan, namun saran tersebut justru direspon negatif dan akhirnya wartawan diusir dari ruang jumpa pers. (Dea)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini