Perampok Tikam Dosen IAIN Medan hingga 8 Kali

Redaksi Redaksi
Perampok Tikam Dosen IAIN Medan hingga 8 Kali
ist.net
MEDAN - Rusdi (48), warga Jalan Krakatau Pasar III, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Colombia Asia di Jalan Listrik Medan. Pasalnya Dosen Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Medan itu harus mendapatkan perawatan intensif, setelah kritis akibat ditikam oleh sejumlah pencuri yang menyatroni rumahnya, Selasa (1/2/2014).

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat Rusdi usai menjalankan ibadah Salat Subuh berjamaah di Masjid yang tak jauh dari rumahnya. Saat membuka pintu rumah tiba-tiba ia memergoki sejumlah orang sudah berada di dalam rumah, dan hendak mencuri barang-barang miliknya.

Para pelaku yang sadar dengan kedatangan Rusdi, lantas menghujamkan delapan tikaman ke arah perut dan punggung Rusdi.

"Sekira pukul 07.00 WIB, korban keluar rumah dengan tangan terikat dan berteriak ada maling. Sewaktu kita hampiri, tubuhnya sudah berlumuran darah dan terdapat beberapa luka tikaman. Makanya langsung kita larikan ke rumah sakit," ujar Dika, salah seorang saksi mata saat memberikan keterangan di Mapolsek Medan Timur, Selasa (1/4/2014).

Dika mengaku, ia dan beberapa orang yang menolong Rusdi mencurigai jika pelaku penikaman tersebut adalah orang dekat Rusdi. "Waktu kita hampiri bapak (Rusdi) sedang sendiri di rumah. Padahal biasanya di rumahnya ramai. Menurut kita pelakunya pasti orang dekat, karena tahu betul di rumah sedang tidak ada orang. Mungkin anggota keluarga yang tidak senang dengan bapak (Rusdi) itu," tambahnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Syarifur membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia pun mengaku penikaman dan perampokan itu dilakukan lebih dari satu orang.

"Iya sudah kita terima tadi laporannya. Ini sedang kita selidiki. Perkiraan kita pelakunya empat orang. Tapi motifnya kita belum tahu, karena korban belum dapat dimintai keterangan. Tapi informasi yang kita terima, pelaku mencuri emas seberat lima gram, dua laptop, dua handphone," tukasnya.

(ydh/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini