Pemadaman Kian Memburuk, Kinerja PLN Area Rengat Tak Kunjung Membaik

Redaksi Redaksi
Pemadaman  Kian Memburuk, Kinerja PLN Area Rengat Tak Kunjung Membaik
ilustrasi
Kinerja PLN Area Rengat Tak Kunjung Membaik.
RENGAT, riaueditor.com - Kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dalam beberapa hari belakangan ini semakin tidak jelas dan kian parah. Pasalnya, pemadaman kian sering terjadi, tanpa pemberitahuan dan alasan yang jelas.

Kondisi ini semakin meresahkan masyarakat, apalagi pemadaman tersebut terjadi dengan waktu yang cukup lama. Setiap pemadaman bisa memakan waktu 1 s/d 2 jam, dan ini terjadi 5 ahingga 6 kali sehari.

Hidayat (46) salah seorang pelanggan warga Air Molek Kecamatan Pasir Penyu yang tinggal tidak jauh dari Gardu milik PLN kepada media ini Jumat (1/1) menyatakan kekesalannya pada pihak PLN Area Rengat yang semena-mena melakukan pemadaman, sampai kapan kondisinya begini.

"Sebagai pelanggan kita tentu saja kita merasa kecewa dengan semakin buruknya kinerja PLN Rengat, sampai kapan kondisinya begini, ini sudah sangat keterlaluan," ujarnya kesal.

Kita berharap ini akan menjadi perhatian bagi pemerintah, baik Kabupaten, provinsi maupun Pusat, karena PLN adalah Perusahaan yang diamanahkan Negara untuk mengelola ketenaga listrikan demi kesejahteraan rakyat.

"Kita juga sangat menyesalkan sikap Pemkab Inhu yang selama ini terkesan tutup mata dengan kondisi ini, meski dalam hal ini mereka tidak punya kewenangan terhadap permasalahan listrik, namun tidak semestinya mereka diam," ujarnya.

Sementara itu, belum ada pihak PLN Area Rengat yang dapat dihubungi untuk dikonfirmasikan terkait hal ini. Manager PLN Area Rengat Amunanto ketika dihubungi selulernya tidak menjawab, pesan singkat yang dikirim juga tidak dibalas. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini