Modus Diberikan Uang Pensiun, Tas Berisi Perhiasan Emas Milik Nenek di Pekanbaru di Rampas

Redaksi Redaksi
Modus Diberikan Uang Pensiun, Tas Berisi Perhiasan Emas Milik Nenek di Pekanbaru di Rampas
ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Warga Kota Pekanbaru tampaknya harus lebih berhati-hati saat mendapat tawaran atau janji dari orang tak kenal. Pasalnya, seorang nenek bernama Rabiah (74) warga Jalan Tiung, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, menjadi korbannya.

Dimana pelaku berpura-pura menolong dengan modus mengatakan jika almarhum suaminya mendapatkan uang pensiun dari Mesjid, namun dalam perjalanan korban justru dirampok, Kamis (22/12/2016) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto Sik menyebutkan, awalnya seorang pria tak dikenal datang ke rumah korban dengan menggunakan sepeda motor Nopol BM 6448 EX mengatakan jika almarhum suami korban mendapatkan uang pensiun di Mesjid Al - Rahman Jalan Jenderal Sudirman sebesar Rp1,5 juta dan beras 10 kg.

"Saat itu korban memberitahukan kepada pelaku bahwa suami yang telah almarhum kok baru sekarang pemberitahuan tentang uang pensiunan. Lalu korban bertanya siapa yang mendaftarkan dan dijawab pelaku Ria Ujang menantunya," uangkapnya, Sabtu (24/12/2015).

Pelaku kemudian mengajak korban berboncengan pergi ke Mesjid untuk mengambil uang pensiuanan menggunakan sepeda motor. Sesampainya di Jalan Paus pada saat foto copy KTP terlapor mengatakan kepada korban agar perhiasan emas berupa cincin dan gelang emas yang dipakai korban untuk dimasukkan ke dalam tas yang konban bawa.

Korban menurut Bimo, mulai kebingungan setelah sepeda motor yang ditumpanginya tidak menuju ke Mesjid yang disebutkan. Tetapi korban malah dibawa jalan-jalan sampai ke Jalan Kehutanan Ujung Kecamatan Rumbai.

"Korban mengaku sempat bertanya ke pelaku, tetapi pelaku justru marah dan menyuruh korban diam," jelasnya.

Di Jalan Kehutanan, pelaku lalu berhenti dan menolak korban dari sepeda motor sehingga terjatuh sambil langsung merampas tas korban. Berhasil merampas tas korban yang berisikan perhiasan emas seberat 27,5 gram dan uang tunai Rp200 ribu, pelaku langsung kabur meninggalkan seorang diri.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp15 juta dan melaporkannya ke Polresta Pekanbaru guna proses selanjutnya.

"Korban sudah melaporkan kasus yang menimpanya dan saat ini kasusnya sedang kami selidiki untuk mengungkap dan menangkap pelaku," tegasnya.

Terkait dengan adanya modus kejahatan seperti ini, Bimo menghimbau warga khususnya kaum perempuan agar lebih berhat-hati saat bertemu dengan orang tak dikenal yang menawarkan dan mengantar pergi. (gam)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini