Megawati Digetok Bangku oleh Adik Kandungnya Sendiri

Redaksi Redaksi
Megawati Digetok Bangku oleh Adik Kandungnya Sendiri
ist.net
MEDAN - Listri Megawati Panjaitan (35), seorang TKW asal Medan, Sumatera Utara yang baru dua minggu kembali dari Malaysia, harus mendapatkan 10 jahitan akibat luka menganga di bagian kepalanya.

Luka tersebut disebabkan hantaman bangku besi, yang patut diduga dilakukan Tuah Maksum Panjaitan (30), adik kandungnya sendiri.

Tindakan penganiayaan itu bermula ketika Megawati menemui Tuah dan istrinya untuk menanyakan maksud dari istri Tuah, yang kerap meminta Tuah mengusir dirinya. Namun, belum sempat mendapatkan jawaban, Tuah seketika mengambil kursi besi dan menghantamkan kursi tersebut ke kepala Megawati.

Penganiayaan yang patut diduga dilakukan Tuah pun tak terhenti sampai disitu. Tuah masih terus menghantamkan kursi besi itu ke sekujur tubuh Megawati, yang sudah rubuh usai hantaman pertama. Sekujur tubuh Megawati memar akibat tindakan tersebut. Namun, ia pun berhasil melarikan diri.

"Semenjak aku datang dua minggu lalu, dia memang udah enggak senang. Tadi aku lagi duduk di teras luas, dari dalam rumah kudengar istrinya meminta supaya si Tuah mukul aku, biar aku pergi. Dia enggak suka aku di sini. Panas kupingku dengarnya karena ini kan rumah orang tua ku juga. Tapi begitu mau kutanya langsung dihantamnya aku," ujar Megawati saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Martondi Medan, Sabtu (8/3/2014) malam.

Megawati mensinyalir, keinginan istri adiknya itu dikarenakan adanya kecurigaan bahwa kedatangan Megawati ke Medan, untuk menguasai rumah warisan orangtuanya. Padahal Megawati mengaku tinggal di rumah itu, untuk memudahkannya menjenguk anak kandungnya yang tengah dititipkan tak jauh dari rumah tersebut.

"Bukan baru ini aku dipukulnya. Kemarin pernah aku dipukulnya pakai pentungan. Tapi karena aku enggak mau ribut ya aku diam aja. Kurasa dipikirnya mau kukuasai rumah ini. Padahal aku pulang karena rindu sama anakku. Dia kutitipkan di rumah bibi kami di kawasan Titi Sewa, Tembung, Deli Serdang. Anakku enggak kutitip di sini karena kelakuan mereka yang enggak benar. Mau juga mereka pakai sabu-sabu di rumah," tambahnya.

Tak puas dengan perilaku adiknya itu, Megawati pun lantas mendatangi Mapolsek Percut Seituan untuk membuat laporan penganiayaan tersebut. Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut.

"Iya sudah kita terima laporannya. Korban tengah dimintai keterangannya oleh penyidik kita. Kita juga sudah menurunkan petugas reserse untuk mengejar terduga pelaku. Kalau nanti kita temukan barang bukti yang kuat, akan segera kita tetapkan sebagai tersangka, dan kita kenakan pasal penganiayaan," tegasnya.

(put/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini