Diduga Tipu Kelompok Tani Milyaran Rupiah,

Mantan Ketua LSM Gema Riau, Mantan Ketua KUD dan Kades Redang Seko Dipolisikan

Redaksi Redaksi
Mantan Ketua LSM Gema Riau, Mantan Ketua KUD dan Kades Redang Seko Dipolisikan
ilustrasi
RENGAT, riaueditor.com - Harapan AN Bsc (46) mantan Ketua LSM Gema Riau bersama Surip (48) Ketua KUD Redang Seko dan Kasmiran (51) Mantan Kades Redang Seko dilaporkan ke Mapolres Inhu, Senin (25/7) terkait dugaan penipuan penjualan lahan sawit senilai satu milyar lebih.

Ketiganya dilaporkan Sugiyanto beserta 24 anggota kelompok tani yang dirugikan miliyaran rupiah untuk 50 hektar Kebun Pola KKPA (Kredit Koprasi Primer Anggota) KUD Sawit Desa Redang Seko oleh Harapan AN Bsc yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua LSM Gema Riau.

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak Kamis (28/7) membenarkan adanya laporan terkait Tindak Pidana penipuan yang terjadi di Desa Redang Seko kecamatan Lirik kabupaten Inhu.

Dikatakan Yarmen, berawal pada Maret 2011 lalu di rumah Kasmiran mantan Kades Redang Seko, masing-masing anggota kelompok tani dijanjikan mendapat 2 Hektar kebun kelapa sawit, total seluruhnya seluas 50 hektar yang terletak di KUD Desa Redang Seko Kecamatan Lirik dengan total pembelian Rp 1.154.500.000," terang Yarmen.

Kemudian pada tanggal 28 Maret 2011 anggota kelompok tani yang berjumlah 25 orang ini membayar uang sejumlah Rp.180 juta kepada Harapan AN Bsc, disaksikan Surip dan Kasmiran untuk 4 Sertifikat.

"Selanjutnya 21 anggota kelompok lainnya dengan 8 Kwitansi pembayaran yang tidak serentak pembayarannya," ujarnya.

Namun sampai saat ini tanah beserta Sertifikat Tanah tidak diterima oleh pelapor beserta 24 orang anggota kelompok tani tersebut.

"Atas dugaan penipuan ini korban mengalami kerugian sebesar Rp 1.154.500.000,- dan melapor ke Polres Inhu guna pengusutan lebih lanjut", pungkasnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini