MUI Pelalawan Sebut Tapak Sepatu Berlafadz Allah Adalah Penistaan Agama

Aparat Diminta Bertindak Cepat
Redaksi Redaksi
MUI Pelalawan Sebut Tapak Sepatu Berlafadz Allah Adalah Penistaan Agama
zul/riaueditor.com
MUI Pelalawan Sebut Tapak Sepatu Berlafadz Allah Adalah Penistaan Agama
PELALAWAN, riaueditor.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pelalawan menyebutkan bahwa beredarnya sejumlah merk sepatu di pusat perbelanjaan Ramayana Kota Pangkalan Kerinci yang menggunakan lafadz Allah ditapak sepatu buatannya merupakan tindakan dan perbuatan penistaan agama.

"Saya sudah didatangi oleh Pengurus Front Pembela Islam (FPI) pada hari ini dimana mereka menunjukkan bukti adanya tapak sepatu yang dijual di Ramayana Pangkalan Kerinci berlafadz Allah. Setelah saya lihat dan gambar lainnya ternyata benar adanya," kata Ketua MUI Pelalawan H Iswadi LC kepada riaueditor, Senin (22/2/2016).

Menurutnya, tulisan Allah begitu jelas, sedangkan orang awam saja tahu itu tulisan Allah. Tulisan khat Allah yang terukir di tapak sepatu tersebut. "Ini penistaan agama yang tidak bisa ditolerir," jelasnya.

H Iswadi berharap agar aparat segera bertindak. Semua sepatu tersebut harus ditarik dari peredaran.

"Kita minta aparat menyikapi hal ini dengan serius, karena ini sudah membuat ummat Muslim di Kabupaten Pelalawan resah. Harus ada tindak lanjutnya. Tidak hanya di Ramayana, semua tempat perbelanjaan juga harus dirazia. Jika Hal ini tidak direspon dengan segera kita khawatirkan akan ada aksi-aksi ummat atas kejadian ini," ungkapnya.

Iswadi berjanji akan membicarakan Hal ini dengan ormas-ormas Islam lainnya, sehingga hal ini tidak boleh terjadi lagi," kita akan bahas ini sembari meminta aparat tegas dengan pelaku-pelaku yang tidak bertanggungjawab. Segera ditarik dari peredaran untuk dimusnahkan, karena ini nyata perbuatan penistaan agama," tukasnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini