Kas Kosong, PWI Meranti Kecam Sikap Sekda Iqaruddin yang Memojokan Wartawan

Redaksi Redaksi
Kas Kosong, PWI Meranti Kecam Sikap Sekda Iqaruddin yang Memojokan Wartawan
azw
Kas Kosong, PWI Meranti Kecam Sikap Sekda Iqaruddin yang Memojokan Wartawan
SELATPANJANG, riaueditor.com - Selain membahas pemboikotan pemberitaan seputar Kapolsek Tebingtinggi Barat, Ipda Asril, rapat PWI bersama puluhan wartawan di Kantor PWI Meranti, Selasa (13/1/2016), malam itu juga menyayangkan sikap Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Iqaruddin yang memojokan awak media terkait pemberitaan penyaluran beasiswa yang belum terbayarkan dengan dalih kas kosong.

PWI Meranti menilai Iqaruddin tidak mengerti tugas-tugas dan profesi awak media, bahkan
menunjukkan sikap kurang jantan dalam menghadapi permasalahan. Salah satunya melempar permasalahan kepada wartawan yang meliput.

"Kita (wartawan) tidak terima dengan sikap Sekda yang kerap menyalahkan pemberitaan wartawan saat dirinya terpojok atau didesak oleh pihak tertentu," kata Ahmad Yuliar.

Bisa dicontohkan, saat menerima belasan perwakilan mahasiswa di Ruang Rapat Melati, terkait penyaluran beasiswa tahun 2015 yang belum terbayarkan oleh Pemkab Kepulauan Meranti. Para mahasiswa menyodorkan beberapa pemberitaan media massa yang menulis alasan Pemkab belum membayar. Mulai dari menunggu pelaksanaan Pilkada, kekosongan kas daerah hingga tidak diprioritaskan untuk dibayar karena tergolong Bansos.

Saat itu Sekda malah menjawab di depan mahasiwa dengan nada memojokkan wartawan.

"Tolong wartawan membuat berita hati-hati. Karena pejabat bersangkutan tidak pernah mengatakan seperti itu. Padahal nyata-nyata semua yang diberitakan itu adalah statement mereka," tambah Sekretaris PWI Kepulauan Meranti, Rizal.

Sikap Iqaruddin juga ditentang oleh Pimred Meranti Ekspres, Taufik Hidayat. Menurutnya, sikap yang ditunjukkan Sekda Iqaruddin itu menggambarkan sebagai pejabat tinggi di daerah, dia tidak mengerti tugas jurnalistik.

"Seharusnya kalau beliau merasa dirugikan lakukan pembelaan dengan hak jawab. Atau sekalian tuntut wartawan yang menurut dia tidak benar itu. Jangan asal bicara dan menyalahkan saja," kecam lelaki yang akrab disapa Atan Lasak itu. (rilis PWI Meranti/gun)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini