Empat Petak Rumah di Pangkalan Kuras Ludes Dilalap Api

Redaksi Redaksi
Empat Petak Rumah di Pangkalan Kuras Ludes Dilalap Api
JUL/RE
Empat petak rumah ludes dilalap api
PKL.KURAS, riaueditor.com - Hanya berselang 30 menit, empat petak rumah kontrakan milik Suli, warga Lapangan Bola, RT 03 RW 03, Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras ludes dilalap api. Diduga, api berasal dari meteran PLN yang terpercik.

Beruntung dalam peristiwa itu tak ada korban jiwa, pada hal disaat api membesar, rumah petak yang masih dihuni oleh dua orang warga itu sedang berada di dalam rumah. Sementara dua petak lainnya sudah tak berpenghuni, namun barang-barang masih berada dalam rumah tersebut. Kerugian ditafsir mencapai ratusan juta.

"Saat pertama kali melihat api mengepul yang berasal dari plafon rumah. Kemudian saya berusaha menyelamatkan barang-barang, sejurus kemudian barulah tetangga berdatangan dan 20 menit api menjilat, mobil pemadam kebakaran baru datang," cerita Riki, salah seorang penghuni rumah petak, Minggu (26/1).

Tak banyak barang yang berhasil diselamatkan oleh Riki begitu juga 3 petak rumah lainnya. Pasalnya, api begitu cepat meludeskan bangunan yang terbuat dari kayu itu. Begitu juga damkar yang telah siaga di Kantor Camat Pangkalan Kuras, kesulitan mencapai lokasi yang dipadati rumah penduduk. Alhasil 30 menit kemudian baru api bisa dijinakkan, hanya saja rumah petak beserta barang-barang telah ludes.

"Api sangat cepat membakar rumah yang terbuat dari dinding papan. Karena mobil damkar kesulitan mencapai lokasi kejadian, karena berada di pemukiman padat penduduk. Jika ditafsir kerugian mencapai ratusan juta rupiah," ungkap Khairun, Ketua RT 03 Lapangan Bola, didampingi Rozi, pemilik rumah kontrakan 4 pintu.

Senada diungkapkan Rozi, pemilik rumah kontrakan tersebut. Menurut Rozi, rumah tersebut di tempati oleh dua orang warga, sementara dua petak lagi tidak berpenghuni, namun barang-barangnya masih berada di dalam rumah.

"Rumah petak itu milik ayah saya, Suli, disewakan kepada warga. Saat kejadian, hanya dua petak yang dihuni, sementara dua petak lagi hanya ada barang-barang milik penghuninya yang sedang beraktivitas. Bila ditafsir kerugian bangunan rumah dan barang-barang milik penghuni sedikitnya mencapai Rp 250 juta," beber Rozi, saat dilokasi kejadian. Warga setempat pun saat api mulai menjalar telah berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.(JUL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini