Divonis Akan Meninggal Karena Jantung Kronis, Namun Ajal Merenggutnya di Jalan Raya

Redaksi Redaksi
Divonis Akan Meninggal Karena Jantung Kronis, Namun Ajal Merenggutnya di Jalan Raya
ali/riaueditor.com
Susilawati, Ibu korban saat menerima santunan dari Jasa Raharja.
RENGAT, riaueditor.com - Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pelajar, Ibnu Ramadhan (16) warga kelurahan Pematang Reba di Jalan Lintas Pematang Reba - Rengat pada Rabu (9/12) kemarin ternyata meninggalkan kisah duka. Dimana sebelum ajal menjemput, korban sebelumnya divonis dokter akan meninggal dunia karena penyakit jantung kronis yang dideritanya.

Menurut saksi mata, korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat kecelakaan yang dialaminya setelah sepeda motor honda supra BM 3738 BQ yang dikemudikan korban bertabrakan dengan sepeda motor suzuki smash BM 4083 BN yang dikemudikan Suwandi (20) di Jalan Lintas Rengat-Pematang Reba persisnya di depan Wisma Five Boy Kelurahan Pematang Reba pada Rabu (9/12) sekitar pukul 22.45 Wib.

Berdasarkan penuturan Ibu korban, Susilawati pada riaueditor Jumat (11/12) bahwa dirinya sudah mempunyai firasat buruk terhadap diri putra kesayangannya itu dalam 2 minggu terakhir, "korban sempat mengatakan bahwa umurnya tidak akan lama lagi," katanya.

Dikatakan, bahwa Ibnu Ramadhan selama ini menghidap penyakit jantung kronis dan sudah di Vonis oleh dokter ahli jantung Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta bahwa korban hanya bisa bertahan sampai usia 17 tahun, persis bulan ini korban sudah berumur 17 tahun.

"Namun bukan penyakit jantung yang mengantarkan Ibnu ke peristiharatannya yang terakhir, melainkan kecelakaan yang tejadi malam itu, dan kami ikhlas dengan kepergiannya, dan atas nama keluarga saya mengucapkan terima kasih kepada Pihak Jasa Raharja yang telah memberikan santunan untuk Ibnu," tuturnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini