Ditipu Polisi Gadungan yang Baru Dikenalnya Dua Hari di FB, Mahasiswi Tertipu Rp3,2 Juta

Redaksi Redaksi
Ditipu Polisi Gadungan yang Baru Dikenalnya Dua Hari di FB, Mahasiswi Tertipu Rp3,2 Juta
ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Kasus penipuan mengaku sebagai anggota polisi gadungan terjadi di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin (2/01/2017).

Kali ini korbannya adalah Neli Angraini (21), seorang mahasiswi warga Jalan Batu Bata, Desa Tengganu, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.

Sebuah handphone merek Asus Zenfone 2 Laser, 1 cincin emas 24 karat seberat 2,5 gram dan 1 cincin emas seberat 1 gram raib dibawa kabur oleh pria bernama Tomi Iskandar, pria mengaku polisi yang baru dikenalnya lewat jejaring sosial Facebook.

Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian mencapai Rp3,2 juta dan melaporkannya ke pihak Kepolisian Sektor Mandau guna proses selanjutnya.

"Kita sudah menerima laporan dari korban. Bahkan korban juga sudah kita mintai keterangan. Selanjutnya, kita melakukan penyelidikan atas kasus penipuan tersebut," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo Sik MM, Selasa (3/01/2017).

Guntur menjelaskan, berdasarkan pengakuan korban, pria mengaku sebagai anggota polisi yang berdinas di Polsek Mandau bernama Tomi Iskandar itu sebelumnya baru dua hari dikenalnya melalui media sosial Facebook.

Selanjutnya pelaku mengajak korban untuk bertemu dan membawanya ke kamar 101 Wisma Harapan Bunda di Jalan Sudirman, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Disana, sanbung Guntur, pelaku meminjam hanphone korban dengan alasan untuk keperluan memfoto tahanan di Mapolsek Mandau.

"Selain itu, pelaku juga mengaku sering diledekin oleh komandannya di kantor karena belum menikah. Pelaku lalu meminjam 2 buah cincin emas korban untuk menunjukan kepada atasannya jika dirinya telah bertunangan, karena terbujuk rayu dan percaya korban juga menyerahkannya," terang Guntur.

Berhasil memperdaya korbannya, pelaku lalu meninggalkan korban di Wisma Harapan Bunda seorang diri.

Karena merasa curiga, korban lalu mendatangi Mapolsek Mandau untuk memastikan identitas pelaku dan ternyata orang bernama Tomi Iskandar bukan merupakan anggota polisi yang berdinas di Polsek Mandau. (gam)



Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini