Dirawat Intensif, Nova Damayanti Kepsek SMKN 1 Ukui Alami Trauma

Redaksi Redaksi
Dirawat Intensif, Nova Damayanti Kepsek SMKN 1 Ukui Alami Trauma
zul/riaueditor.com
Dirawat Intensif, Nova Damayanti Kepsek SMKN 1 Ukui Alami Trauma.
PELALAWAN, riaueditor.com - Nova Damayantio SPd, Kepala SMKN 1 Ukui yang dibacok DJR guru olahraga pada Rabu (25/11/2015) kemarin kini dirawat intensif di Rumas Sakit Santa Maria Pekanbaru. Pemindahan Nova ke RS Santa Maria Pekanbaru pada Rabu malam sekira pukul 23.00 Wib.

Demikian disampaikan H Abdullah AMd yang mengaku membesuk korban setelah melakukan janji dengan suami korban Abdurrahmat Nasution.

"Ya, saya Hari ini ada kegiatan partai di Pekanbaru dan siang harinya saya menyempatkan datang ke RS Santa Maria membesuk korban, karena informasi dari suami korban bahwa perawatan dipindahkan ke RS Santa Maria. Jadi menurut sang suami, alat scan di RS Efarina mengalami masalah sehingga untuk melakukan scan terutama bagian kepala yang dibacok parang, maka korban dipindahkan ke RS Santa Maria Pekanbaru," tuturnya.

Dikatakan Abdullah, kondisi korban saat ini mengalami trauma berat, dan sedikit menceritakan kronologis kejadian dan permasalahan yang selama ini terjadi diantara guru di SMKN 1 Ukui.

"Nova mengaku ada gep diantara guru di SMKN 1 yang bermasalah dengan dirinya. Tapi dirinya hanya melakukan tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Sekolah. Tidak memberikan tanda tangan surat menyurat termasuk absensi sang guru yang membacok. Nova punya alasan tersendiri. Karena menurutnya soal tanggungjawab dan kewajiban tugas sang guru yang belum maksimal. Namun dirinya menyerahkan segalanya kepada aparat hukum. Nova cuma bisa ngomong sedikit minta doa diberi kesembuhan, sembari mengeluarkan airmata dengan Kepala robek 3, tangan kiri daging terbuka akibat bacokan yang diterimanya," beber Abdullah.

Dilanjutkan Abdullah, dari laporan dokter yang disampaikan kepada suami korban, di bagian Kepala Nova hanya mengalami keretakan akibat bacokan namun tidak terlalu bermasalah.

"Jadi saat ini Nova masih tahap observasi di Rumah Sakit Santa Maria. Butuh waktu untuk penyembuhannya. Tangan kiri yang terkena bacokan akibat menangkis parang masih kebas untuk digerakkan. Nova kalau mengingat soal kejadian itu langsung berurai air mata. Betapa tidak, dirinya mengaku dibacok dihadapan para siswa oleh oknum sang guru yang kalap," tukas Abdullah. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini