Dihantam Ombak Bono, Speedboat Gertiga Express Tenggelam, 2 tewas dan 2 Hilang

Redaksi Redaksi
Dihantam Ombak Bono, Speedboat Gertiga Express Tenggelam, 2 tewas dan 2 Hilang
riaueditor.com
Petugas Polsek Teluk Meranti dibantu masyarakat saat mengevakuasi penumpang selamat.
PEKANBARU, riaueditor.com - Speedboad penumpang Gertiga Express tenggelam di Tanjung Bebayang, Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, tepatnya antara Sungai Turip dengan Tanjung Bebayang, setelah dihantam gelombang Bono.

Sebanyak 2 penumpang dinyatakan tewas, 2 penumpang hilang dan 17 penumpang berhasil diselamatkan, Rabu (30/11/2016) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurut Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik MM mengatakan, speedboat milik H Galah yang di nahkodai H Sayuti dan dua ABK, Rifai dan Dalek tersebut berangkat dari TJ Batu Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun nenuju Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Speedboat tersebut melintasi perairan Sungai Kampar antara Sei Turip dengan TJ Baubau dan pada saat bersamaan muncul gelombang Bono berdekatan dengan speedboat Gertiga Express.

"Dua penumpang tewas, 2 hilang dan 17 penumpang lainnya berhasil selamat oleh masyarakat sekitar. Saat ini petugas Polsek Teluk Meranti masih melakukan pencarian korban yang tenggelam," papar Guntur.

Menurut Guntur, karena kemunculan gelombang Bono, Sayuti selaku Capt Speedboat mencoba mengikuti arah arus gelombang. Dengan keputusan yang tidak tepat, Sayuti mempercepat lanju speedboat dengan tujuan untuk menerobos gelombang Bono.

Dikarenakan gelombang cukup deras dan tinggi, speedboad Gertiga Express mengalami ketidak stabilan hingga menyebabkan speedboat terbalik. Masyarakat sekitar yang mengetahui hal tersebut langsung melaporkannya ke Polsek Teluk Meranti

Personil Polsek Teluk Meranti yang mendapat laporan langsung melakukan pertolongan dan evakuasi terhadap speedboat dan penumpangnya.

Hingga saat ini Polsek Teluk Meranti berhasil melakukan evakuasi penumpang sebanyak 22 orang termasuk Capt speedboat dan ABK serta melakukan pencarian terhadap korban lainnya masih belum ditemukan sebanyak dua orang.

Berikut nama - nama korban tewas :

1. Muhammad Syairozi (32), warga Tunas Karya, Kecamatan Natal, Kabupaten Maindailing Natal, Sumatera Utara.
2. Julianto (31), warga Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Korban selamat :

1. Sudirman.
2. Toni Horman.
3. Evi.
4. Azmi.
5. Haryono.
6. Bernard Nainggolan.
7. Usman.
8. Karman.
9. Jamri.
10. Mangip Sianaga.
11. Sarifin.
12. I Hasanah
13. Muhamad Fauzan.
14. Rahman.
15. Pendi.
16. Safaruddin.
17. Rupika Sulastri.

Penumpang yang belum ditemukan :

1. Nur (34), IRT warga Dusun Sebekek, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.
2. Abdul Fayat (11 bulan), warga Dusun Sebekek, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, anak dari I Hasanah korban selamat. (gam)



Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini