Diduga Memeras, Wartawan Abal-abal Di Inhu Huni Hotel Prodeo

Redaksi Redaksi
Diduga Memeras, Wartawan Abal-abal Di Inhu Huni Hotel Prodeo
ilustrasi

RENGAT, riaueditor.com - Mengaku sebagai wartawan media online liputan Kabupaten Inhu, HR alias Heri Apek (40), warga Tanah Merah Kecamatan Pasirpenyu Inhu, diamankan polisi setelah dilaporkan Kades Kepayangsari, Kaprinata.

Informasi yang berhasil dirangkum awak media ini, beberapa bulan lalu Kades Kepayangsari Kecamatan Batangcenaku, Inhu, Kaprinata ditangkap oleh anggota Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru di salah satu hotel karena mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

Entah bagaimana, Kades Kaprinata kemudian dilepas dan kembali menjadi Kades Kepayangsari, hingga menjadi incaran wartawan abal-abal.

Diduga akibat ancaman pemberitaan dengan bebasnya Kaprinata, HR terus memburu Kaprinata hingga menyepakati untuk memberikan uang sebesar Rp5 juta. Transaksi pun dilakukan keduanya di Lirik, sebagai barang bukti berupa kesepakatan keduanya yang tertulis di WhatsApp mereka masing masing.

Setelah Kades Kaprinata memberikan uang yang disepakati, yaitu sebesar Rp5 juta itu, Sabtu (21/4/2018) Kades Kepayangsari ini melaporkannya ke Polres Inhu, dengan delik aduan pemerasan sebagaimana Pasal 368 KUHP dengan melampirkan tulisan di WhatsApp atas komunikasi antara Heri Apek dengan Kaprinata.

Tidak berselang lama, sejumlah anggota Polres Inhu mengejar keberadaan Heri Apek dan berhasil menemukannya di kawasan Lirik hingga memboyongnya ke Mapolres Inhu di Rengat, guna dilakukan proses hukum.

Kini wartawan abal abal ini masih meringkuk di sel tahahan Polres Inhu, dalam proses pengembangan dugaan kasus pemerasan yang dilakukannya.

Pengurus PWI Inhu, Efril Reza mengatakan, nama Heri Reza memang bukan anggota PWI Inhu, dia mendadak menjadi wartawan dan tindak tanduknya selama ini diketahui pekerja serabutan.

Menurut Efril, atas kasus yang dituduhkan terhadap Heri Apek dugaan pemerasan terhadap Kades Kaprinata, memang sepatutnya dilanjutkan hingga ke Pengadilan.

"Dan ini bisa menjadi pelajaran buat semua wartawan, terutama buat Heri Apek sendiri untuk tidak mengulanginya lagi, artinya ada efek jera," tegasnya.

Kapolres Inhu, AKBP Arif Bestari, SiK, MH ketika dikonfirmasi Senin (23/4/2018) pagi, mengatakan kini Heri Apek masih ditahan di Polres Inhu, guna dilakukan proses hukum yang dituduhkan kepadanya,

"Sejumlah saksi saksi sudah dimintai keterangan, dan akan memanggil lagi pelapor untuk melengkapi berkas laporannya," singkat Kapolres. (zap)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini