Demo Masyarakat Selatpanjang di Mapolres Meranti Berujung Maut, Satu Warga Tewas

Redaksi Redaksi
Demo Masyarakat Selatpanjang di Mapolres Meranti Berujung Maut, Satu Warga Tewas
riaueditor.com
Korban tewas demo Mapolres Meranti.

PEKANBARU, riaueditor.com - Satu orang warga di kabarkan tewas dalam aksi demo ribuan warga di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (25/8/2016) siang tadi.

Korban diketahui bernama Isrusli (45) warga Jalan Dorak, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepualauan Meranti, Provinsi Riau.

Isrusli bersama ribuan masyarakat Selatpanjang lainnya mendatangi Mapolres Selatpanjang untuk menuntut kematian Apri Adi Pratama (24), tersangka pembunuh Brigadir Adil yang tewas usai ditangkap polisi, Kamis dini hari.

Masayarakat Selatpanjang tak terima atas tewasnya pegawai Honorer Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kapulauan Meranti. Karena saat ditangkap Apti hanya mengalami luka tembak di kedua kakinya. Namun belakangan Apri dikabarkan tewas dengan sejumlah luka lebam dan memar akibat dianiaya oknum polisi.

Tidak adanya tanggapan dari Polres Meranti mengakibatkan ribuan masyarakat yang mengepung Mapolres Meranti mejadi emosi dan brutal dengan melempari Mapolres Meranti menggunakan batu, kayu dan tanah.

Dorong dan saling lempar antara masyarakat dengan petugas pun tak terelakkan. Personel Polres Meranti lalu mengeluarkan tembakan peringatan ke udara bekali-kali, namun warga yang telah emosi tak menghiraukan tembakan peringatan tersebut.

Sehingga personil Polres Meranti melakukan penembakan kearah warga masyarakat yang melakukan aksi brutal sehimgga mengakibatkan satu orang warga diketahui bernama Isrusli (45) meninggal Dunia.

Masyarakat lainnya yang meilhat korban Isrusli roboh bersimbah darah lalu mengevakuasinya ke RSUD Selatpanjang di Jalan Dorak guna perawatan medis. Namun korban tak tertolong akibat luka serius dibagian kepalanya.

"Benar ada satu warga yang meninggal dunia. Korban meninggal bukan karena tembakan polisi, tetapi terkena lemparan batu oleh warga lainnya yang ikut berdemo," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK MM kepada Riaueditor.com. (dzs)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini