Bupati Instruksikan BPBD dan Dinsosnaker Bantu Korban Kebakaran Pesantren

Redaksi Redaksi
Bupati Instruksikan BPBD dan Dinsosnaker Bantu Korban Kebakaran Pesantren
foto: Ist
KAMPAR, riaueditor.com - Bupati Kampar, Jefry Noer menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) dan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) segera membantu para korban kebakaran Pondok Pesantren Al Ikhsan Boarding School (IBS) Siak Hulu.

"Saya turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah kebakaran yang melanda Pondok Pesantren Al Ikhsan Boarding School. Saya juga minta maaf karena belum dapat langsung datang ke lokasi kejadian karena masih berada di Surabaya mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Partai Demokrat," kata Jefry kepada pers di Pekanbaru lewat sambungan telepon, Rabu (13/5).

Peristiwa kebakaran Ponpes IBS tersebut terjadi pada Selasa (12/5) dini hari, menyebabkan dua santri masing-masing adalah Musa Ali Mulhab (16) dan Arsadi Rabbani (16) meninggal dunia akibat luka bakar parah.

"Saya sangat perihatin atas kejadian ini. InsyaAllah dua santri yang meninggal dunia itu meninggal dunia dalam keadaan husnul khotimah, karena mereka meninggal dunia dalam keadaan sedang menuntut ilmu. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga bersabar," kata Jefry.

Ia menjelaskan, sebelumnya begitu mendapatkan laporan tentang kebakaran tersebut, dia langsung mengintruksikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar dan Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker) setempat segera turun ke lokasi kejadian.

"Dan InsyaAllah, sepulang dari Surabaya ini, saya akan langsung ke lokasi kebakaran," katanya.

Mengingat peristiwa kebakaran Ponpes ini bukan hal pertama yang terjadi di Kampar, lanjut Jefry, maka ke depan agar di setiap pondok pesantren itu disediakan tabung pemadam kebakaran untuk penanganan dini.

Selain itu, kata dia, perlu juga disiapkan sumur bor untuk memudahkan pemadaman. "Semua ini memang sudah kehendak Allah, namun kita memang perlu bertindak hati-hati dan usaha yang maksimal," katanya.
 
Kepala BPBD Kampar Irtarius mengatakan bahwa mobil pemadam kebakaran sudah disiagakan sebanyak satu unit di wilayah Kecamatan Siak Hulu. Untuk pemadaman di IBS, ada tujuh mobil yang dikerahkan, yakni empat dari pemadam kebakaran Kota Pekanbaru dan tiga dari pemadam kebakaran Kabupaten Kampar.

"Kami sudah melakukan koordinasi sebelumnya dengan pemadam kebakaran Pekanbaru, dan kerjasama sudah kembali terjalin. Makanya, begitu kebakaran terjadi, unit pemadam kebakaran Pekanbaru, langsung memberikan bantuan," katanya.

Kapolsek Siak Hulu Kompol Hermawi mengatakan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.05 WIB di Ponpes IBS Desa Kubang Jaya. Api diperkirakan berasal dari ruang tengah bernama Madina, sedangkan penyebabnya masih dalam penyelidikan.

Keadaan fisik bangunan semi permanen. Akibat kebakaran tersebut, lanjutnya, dua orang korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), atas nama Musa Ali Mulhab (16) dan Arsadi Rabbani (16).

Hermawi menambahkan bahwa setelah api dapat dipadamkan, Tim Polsek Siak Hulu mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan Visum Et Revertum (VER) dan autopsi.

"Kerugian materi atas kejadian tersebut belum bisa ditaksir," katanya. (hms)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini