Anarkis, Polisi Bubarkan Unjuk Rasa Buruh PT Padasa di Kantor Gubernur Riau

Redaksi Redaksi
Anarkis, Polisi Bubarkan Unjuk Rasa Buruh PT Padasa di Kantor Gubernur Riau
riaueditor

PEKANBARU, riaueditor.com - Polisi membubarkan paksa massa buruh PT Padasa Enam Utama yang tergabung dalam DPC Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Kabupaten Kampar saat berunjuk rasa di depan gerbang masuk Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Kamis (22/10) siang. 


Aksi unjuk rasa buruh ini di bubarkan karena dalam melakukan unjuk rasanya massa buruh mulai anarkis dengan merusak pintu gerbang masuk Kantor Gubernur Riau hingga jebol. 


Sebelumnya ratusan massa buruh ini pada saat berorasi awalnya hanya meminta Gubernur Riau Syamsuar untuk memanggil pihak PT Padasa Enam Utama terkait kesejahteraan dan nasib para karyawan pasca tukar guling atau take over kepada pihak lain.


Kemudian situasi mulai memanas saat pengunjuk rasa mereksek maju dan memaksa untuk masuk ke masuk ke Kantor Gubernur Riau untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka. 


Apalagi hampir 2 jam Kormaida Simboro selaku Korlap berorasi, tak satupun perwakilan Gubernur yang mau menampung aspirasi mereka membuat massa buruh semakin emosi. 


Berdasarkan pantauan Riaueditor.com - polisi sudah menyampaikan imbauan supaya massa aksi segera membubarkan diri setelah menjebol pintu gerbang besi masuk ke Kantor Gubernur Riau hingga rubuh. Namun, imbauan tersebut tidak dihiraukan sehingga akhirnya polisi membubarkan paksa.


"Kami imbau massa untuk membubarkan diri karena telah melanggar Undang-undang. Karenanya kita upayakan tindakan tegas dengan menyemprotnya menggunakan mobil water canon. Setelah kita semprot selanjutnya kita bubarkan untuk meninggalkan tempat," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mumin Wijaya di Kantor Gubernur Riau. 


Nandang memastikan, saat ini situasi telah kondusif dan massa aksi sudah bubar dengan kembali ke Kampar. 


"Dan sampai saat ini Alhamdulillah sudah selesai dan situasi kantor Gubernur Riau aman terkendali," ucapnya. (R11)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini