Aksi Diam di Kejati Riau, Pemuda dan Mahasiswa Kembali Tegur Gubri Syamsuar

Redaksi Redaksi
Aksi Diam di Kejati Riau, Pemuda dan Mahasiswa Kembali Tegur Gubri Syamsuar
riaueditor

PEKANBARU, riaueditor.com - Demi mewujudkan Provinsi Riau bebas korupsi Gerakan Pemuda Mahasiswa Pekanbaru Peduli Keadilan (GPMPK) lakukan aksi diam di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Riau, Rabu (05/5/2021).


Puluhan massa yang terdiri dari pemuda dan mahasiswa itu berdiri di depan gedung Kejati Riau dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan teguran agar Gubernur Riau H Syamsuar memecat tersangka korupsi yang dijadikan pejabat pemerintah.


Beberapa hari terakhir pejabat pemerintah Provinsi Riau menjadi sorotan dalam hal ini anak buah Gubernur Riau yang kembali terjerat kasus korupsi setelah sebelumnya mantan Sekda Provinsi Yan Prana.


Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Ekki Khadafi diduga berstatus tersangka dalam dugaan kasus korupsi pembangunan Gedung Pascasarjana FISIP Universitas Riau.


Ekki Khadafi dipercaya oleh Gubernur Riau menjabat sebagai Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Riau.


Sebelum mendapat promosi jabatan sebagai Kabag ULP Riau, Ekki Khadafi telah berstatus sebagai tersangka dan hingga saat ini masih melekat. Dalam beberapa informasi terakhir bahwa penyidik masih melakukan pelengkapan BAP.


Menanggapi hal ini, GPMPK melakukan aksi diam di depan Gedung Kejati Riau sebagai teguran keras kepada Gubernur Riau. Aksi ini diharapkan menjadi sorotan publik atas blundernya Gubri Syamsuar dalam menjalankan roda pemerintah Riau.


"Ini adalah upaya kami untuk menyadarkan Gubernur Riau agar dengan segera mencopot ataupun memecat Ekki Khadafi sebagai Kepala Bagian ULP Riau, karena tidak pantas seorang tersangka dijadikan pejabat pemerintah," ujar Doan selaku Korlap Aksi.


Dengan memecat Eki Khadafi ini menjadi tindakan tegas Gubernur Riau sebagaimana yang diharapkan masyarakat Riau.


Lanjut Doan, dengan dibiarkannya para pejabat yang tersangkut kasus korupsi ini menjadi tanda tanya ada apa dengan Gubernur Riau, kepentingan apa yang sedang dijalankan.


Hal senada dikatakan Fido, salah seorang massa aksi menyampaikan, bahwa aksi ini masih sebuah kepedulian dengan menegur Gubernur Riau, tentu harapannya agar tersangka korupsi itu segera di pecat jangan dibiarkan menjabat di pemerintahan riau ini. 


"Tidak ada kata lain selain pecat dan jangan dibiarkan atau pilih kasih," tegasnya. (**)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini