7 Warga Ditahan Polda Riau, Masyarakat Kepenuhan Timur Gelar Doa Bersama

Redaksi Redaksi
7 Warga Ditahan Polda Riau, Masyarakat Kepenuhan Timur Gelar Doa Bersama
yahya
Warga Kepenuhan Timur Gelar Doa Bersama di Masjid Darul Islam, berharap untuk memudahkan proses hukum yang menjerat 7 warganya.
KEPENUHAN, riaueditor.com - Ratusan masyarakat Pasir Pandak Desa Kepenuhan Timur Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu gelar do`a bersama di Masjid Darul Islam, berharap untuk memudahkan proses hukum yang menjerat 7 warganya yang ditahan oleh Polda Riau pada pada 4 Februari 2015 lalu.

"Kami menggelar doa bersama agar semua proses hukum yang menjerat ketujuh warga Kepenuhan Timur dan Bupati Rohul Achmad dapat dimudahkan, sebab mereka adalah "Pahlawan" bagi kami," kata Tokoh Masyarakat Desa Kepenuhan Timur, Ahirman, Kamis (7/5/2015) malam.

Lebih lanjut kata Ahirman, kegiatan doa bersama ini sudah dilakukan masyarakat sejak penangkapan Tujuh warga Kepenuhan Timur oleh Polda Riau pada 4 Februari 2015 lalu. Terlebih lagi ketika Bupati Rokan Hulu Achmad ditetapkan sebagai tersangka, masyarakat semakin intens melakukan doa bersama untuk mempermudah proses hukum yang sedang dijalani 7 warga kepenuhan Timur dan Bupati Rohul itu.

"Semoga Bapak Bupati dapat diberikan kekuatan dalam menghadapi proses hukum ini, kami sangat bangga dengan sikap beliau yang rela mengorbankan dirinya untuk kepentingan rakyat," ujar Ahirman yang juga anggota Koperasi Sawit Timur jaya yang bermitra dengan PT. Agro Mitra Rokan (AMR).

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu Recko Roeandra S.STP dalam sambutannya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus bersama berjuang merebut apa yang menjadi hak masyarakat.

Untuk itu selain melakukan upaya melalui jalur hukum, Recko menghimbau masyarakat untuk bersatu dan memanjatkan doa, sehingga permasalah ini dapat selesai dengan cepat dan mendapatkan putusan hukum yang seadil-adilnya.

"Kita harus bersama dalam memperjuangkan apa yang menjadi hak-hak masyarakat, semoga permasalahan ini cepat selesai dan mendapatkan putusan hukum yang seadil-adilnya," harapnya.

Dengan adanya permasalahan yang menjerat ketujuh warga Kepenuhan Timur dan Bupati Rohul Achmad, Recko Roeandra meminta kepada masyarakat untuk dapat menjadikannya pelajaran, serta dapat mengambil hikmah dari semua cobaan ini, sehingga dimasa yang akan datang tidak terjadi konflik seperti ini lagi.

"Mari ini semua kita jadikan pelajaran, semoga permasalahan seperti ini tidak akan terulang lagi dimasa yang akan datang," tandasnya. (yahya)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini