3 Tewas, 25 Luka Selama Operasi Ketupat Polres Pelalawan

Redaksi Redaksi
3 Tewas, 25 Luka Selama Operasi Ketupat Polres Pelalawan
PELALAWAN, riaueditor.com- Selama pelaksanaan Operasi Ketupat yang dilakukan Polres Pelalawan dari tanggal 21 Juli hingga berakhir pada Rabu (6/8) tercatat sebanyak 12 lakalantas yang menyebabkan 3 korban meningga dunia, 5 orang luka berat dan 20 korban luka ringan.

Hal ini disampaikan Kasatlantas Polres Pelalawan AKP. Afrizal kepada riaueditor.com Rabu (6/8). Menurutnya korban meninggal dunia bukanlah dari pemudik melainkan warga tempatan.

"Hanya satu kasus diakibatkan oleh kendaraan yakni rem yang blong saat penurunan, selebihnya diakibatkan oleh faktor manusia, kelalaian dalam menaati rambu - rambu lalu lintas dan melanggar peraturan saat berada di Jalan raya. Membawa kendaraan dengan laju serta mendahului kendaraan yang lain tanpa melihat garis jalan dan rambu-rambu," paparnya.

Dikatakan AKP. Afrizal, padahal sebelumnya banyak akibat faktor jalan. Namun sekarang jalan yang mulus malah mengakibatkan rawan lakalantas.

"Ya itu tadi melaju diatas jalan yang mulus tak menghiraukan rambu-rambu serta peraturan. Padahal pihak Lantas sudah cukup mengantisipasi hal-hal ini dengan penempatan rambu-rambu di lokasi rawan kecelakaan. Sekali lagi faktor manusia yang tidak mempedulikan keselamatan menjadi penyebabnya. Bila dibandingkan tahun lalu, pada tahun ini kasus kecelakaan lalu lintas bertambah," tegas Afrizal.

Ditambahkan dia, meskin demikian arus lalu lintas selama operasi ketupat digelar berjalan lancar. "Tidak bosan-bosannya Kami mengingatkan agar para pengguna jalan untuk selalu menaati aturan dan rambu-rambu yang ada. Utamakan keselamatan saat berkendara," pungkasnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini