28 Kios Pujasera Pangkalan Kerinci Ludes Terbakar

Redaksi Redaksi
28 Kios Pujasera Pangkalan Kerinci Ludes Terbakar
JUL/riaueditor.com
PKL.KERINCI, riaueditor.com- Kebakaran hebat menghanguskan 28 kios di Gerai makan atau pujasera Pangkalan Kerinci milik BUMD yang berlokasi di Jalan Raya Lintas Timur, Kamis sekitar pukul 11.00 Wib. Aktifitas pujasera dalam melayani hidangan makanan kepada para tamu mendadak berubah menjadi kepanikan. Kobaran api sangat besar setelah terdengan suara ledakan cukup keras.

Para pemilik kios tak cukup waktu menyelamatkan barang-barang berharga. Terlebih sebagian dari pada pedagang Pujasera ini menjadikan kios sekaligus sebagai tempat tinggal mereka.

Menurut seorang saksi mata, Anggam (45) yang tinggal tak jauh dari Pujasera. Ia mendengar suara ledakan cukup keras. Diduga berasal dari tabung gas. Setelah itu langsung muncul kobaran api sangat besar.

Material kantin yang hampir seluruhnya terbuat dari kayu, baik broti maupun triplek membuat api seolah mendapat bahan bakar. Sehingga kobarannya terus membesar. Hanya dalam waktu sekitar tiga puluh menit, seluruh bangunan yang cukup besar tersebut ludes.

Ketika bangunan sudah ludes, barulah datang beberapa mobil pemadam kebakaran. Dari Pemkab Pelalawan dan dari PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP).

Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin hingga berita ini diturunkan  belum bisa memastikan penyebab kebakaran gerai makan ini. Namun kabar yang beredar di lapangan sumber penyebab adalah api kompor milik salah satu kios.

"Sekedar dugaan sementara saja dan isu-isu yang kita dapat dilapangan penyebab oleh api kompor dari salah satu pemilik kios. Namun ini bersifat dugaan dan informasi masih pasti melalui hasil penyidikan," ujar Arwin.

Terpisah, Daman, pengelola Gerai makan BUMD Tuah Sekata saat dihubungi menyebutkan dari 40 kios disewa oleh pedagang 28 kios. "Dari 40 kios cuma 28 kios saja yang terisi," beber Daman.

Disebutkannya, gerai makan tersebut dikelola semasa dia sejak tahun 2011. "Saya yang mengelolanya, sejak 2011 namun beroperasinya sudah lama. Setiap kios dipungut Rp 300 bagi para penyewa," jelas Daman.

Untuk kerugian akibat kebakaran tersebut Daman belum bisa menyebutkan. Persoalnya, gedung gerai itu adalah milik Pemda Pelalawan. BUMD kata Daman hanya bersifat mengelola saja.(JUL)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini