Pangdam I/BB dan Danrem 031/WB Dampingi Kunjungan Presiden RI di Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Pangdam I/BB dan Danrem 031/WB Dampingi Kunjungan Presiden RI di Pekanbaru
penrem031/wirabima

PEKANBARU, riaueditor.com - Sabtu (15/12/2018), Pangdam I/BB, Mayjen TNI M.S. Fadhillah didampingi Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Sonny Aprianto, S.E, M.M., mendampingi Kunjungan Presiden RI Joko Widodo berserta rombongan di Pekanbaru. Usai melaksanakan sarapan pagi, Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan bertolak menuju gedung LAM Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru dalam rangka penerimaan gelar Datu Seri Amanah Negara dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Ibu Iriana Jokowidodo yang  terlihat mengenakan baju adat Riau yang didominasi warna hitam bercorak emas tiba di gerbang masuk LAM pada pukul 09.15 WIB dan langsung disambut hangat dengan tradisi khas melayu oleh ketua LAM Riau beserta para tokoh Riau dan warga masyarakat. 

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Staf Kepresidenan bapak Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, dan Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan. Pengesahan gelar adat ini ditandai juga dengan pemasangan tanjak, selempang adat penabalan, dan keris kepada Presiden. Lalu Presiden Jokowi didampingi istrinya, menjalani prosesi tepuk tepung tawar.

Dalam sambutanya, Presiden Joko Widodo merasa tersanjung atas gelar adat yang diberikan kepada dirinya. "Saya sangat menghargai dan berterima kasih yang sebesar-besarnya atas gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Negara yang dianugerahi kepada saya", ujar Presiden RI. Disamping itu Ketua LAM Riau dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Negara yang diberikan kepada Presiden RI karena Presiden telah berjasa dalam  penanggulangan asap kebakaran hutan dan lahan di Riau dengan mengeluarkan kebijakan yang tegas mengenai penanggulangan bencana asap akibat  kebakaran hutan dan lahan di Sumatera

Kedua, terkait penerbitan Perpres RI No 86 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) yang membuka peluang masyarakat adat Melayu memiliki pengakuan hukum atas tanahnya. Ketiga, yakni inpres yang menyangkut evaluasi dan peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit yang menjadi mata pencaharian banyak masyarakat Riau. "Keempat, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo ladang minyak Blok Rokan yang hampir seabad dikelola oleh perusahaan asing, dinasionalisasi untuk dikelola oleh Pertamina," kata dia.(Penrem 031/WB)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini