Senin Besok Bupati Suhardiman Amby akan Lantik Kepengurusan DPC AGPAII di 15 Kecamatan

Redaksi Redaksi
Senin Besok Bupati Suhardiman Amby akan Lantik Kepengurusan DPC AGPAII di 15   Kecamatan
Ketua DPD AGPII Kuansing Mardawin, S.Pd.I (tengah), Sekretaris Noprisal S.Pd.I, M. Kom (kanan) danBendahara Erniwati, S. Ag (kiri).

KUANSING - Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dijadwalkan akan melakukan pelantikan langsung sebanyak 15 pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPC AGPAII) tingkat Kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi. Pengukuhan dilaksanakan di GOR SMAN Pintar Provinsi Riau di Taluk Kuantan pada Senin (24/7/2023) sekitar pukul 08.00 WIB.

Ketua panitia kegiatan pelantikan AGPAII, Yarlis, S. Ag kepada riaueditor.com menyampaikan, kegiatan pelantikan ini akan dihadiri oleh seluruh guru PAI jenjang TK, PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK. dengan jumlah keseluruhan diperkirakan sebanyak 620 orang.

Sebagai Ketua umum DPD AGPAII Kuansing yakni Ketua Mardawin, S.Pd.I, Sekretaris Noprisal S.Pd.I, M. Kom dan Bendahara Erniwati, S. Ag.

Didampingi Sekretaris panitia Noprisal, S. Pd.I, Ketua panitia pelantikan Yarlis, S, Ag menyampaikan, saat ini panitia tengah melakukan persiapan agar kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.

"Bapak Bupati Suhardiman Amby akan dijadwalkan secara langsung melantik pengurus DPC AGPAII di 15 kecamatan di Kuansing," kata Yarlis.

Untuk seluruh biaya pelantikan 15 DPC AGPAII Kuansing ini ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Kuansing.

Ketua Umum DPD AGPAII Kuansing, Mardawin, S.Pd.I menyampaikan, dengan dikukuhkannya kepengurusan AGPAII di 15 DPC ini, diharapkan untuk mampu dan semangat serta bertanggung jawab membesarkan organisasi.

"Serta senantiasa memperjuangkan hak-hak para guru PAI. Seperti dikutsertakan dan sama dengan guru umum lainnya dalam berbagai workshop atau seminar guru PAI yg dilaksanakan Dinas pendidikan, juga diakomodir dalam segala kegiatan guru," kata Mardawin.

Hal ini menurut Mardawin sangat penting, yakni untuk peningkatan kompetensi para guru PAI. Karena selama ini menurutnya guru PAI selalu tertinggal dari guru umum lain.

Demikian pula halnya perhatian dari Kemenag juga hanya bersifat pembinaan dan pembayaran TPG saja, yang notabene berbeda dgn guru madrasah yang langsung di bawah Kemenag.

Mardawin juga berharap guru PAI mendapatkan bantuan dana Pendidikan Profesi Guru (PPG) dari pemerintah daerah sebagai peningkatan kesejahteraan guru.

Ada tiga poin yang ditekankan Mardawin bagi para pengurus AGPAI Kuansing ini, yakni berkontribusi dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi dan membangun jaringan dan hubungan sosial.

"Dan yang ketiga, mengembangkan keterampilan dan pengetahuan sebagai guru PAI. Ini sangat penting untuk menunjang kompetensi sebagai guru PAI," tutur Mardawin mengakhiri.(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini