Songsong 100 Tahun Kemerdekaan RI, Bupati Ajak Insan Pendidik Ciptakan Generasi Emas

Redaksi Redaksi
Songsong 100 Tahun Kemerdekaan RI, Bupati Ajak Insan Pendidik Ciptakan Generasi Emas
internet
aktifitas tenaga pendidik
DAYUN, riaueditor.com - Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi mengajak kepada seluruh tenaga pendidik (guru) yang ada diseluruh wilayah Kabupaten Siak, untuk menciptakan generasi emas sebagai aset berharga bagi bangsa dan negara dalam menyonsong 100 Tahun Indonesia merdeka.

Hal ini diungkapkan Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi pada acara halal bihalal bersama masyarakat dan keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Dayun di Masjid Berumbung Baru kecamatan Dayun kemarin.

" Dalam waktu 30 Tahun lagi negara kita Indonesia, sudah masuk ketahap 100 Tahun merdeka, pada waktu 100 tahun Indonesia Merdeka tersebut, merupakan waktu yang tepat, untuk melihat bagaimana kiprah generasi emas yang kita harapkan sebagai kader bangsa yang kita cintai ini," katanya.

Bupati mengungkapkan,  untuk itu perjuangan dan pengorbanan yang telah dikorbankan oleh para pendahulu, mampu diaplikasikan. Inilah tugas anak bangsa dan tenaga pendidik dalam memikul beban dan tanggung jawabnya, terhadap apa yang sedang kita nikmati saat ini. Begitu juga perjuangan untuk daerah kita, sebab dalam waktu dekat ini, Kabupaten Siak akan masuk dan beranjak ke usia 16 tahun, walaupun usia Kabupaten Siak masih terbilang muda, namun berbagai sektor pembangunan terus digesa dan dipacu oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

" Inilah PR dan tugas kita, untuk mewujutkan cita-cita para pendahulu kita.
Pembangunan di Kabupaten Siak terus menunjukan hasil yang baik dan sudah meningkat disegala bidang. Selama 15 tahun di mekarkan Kabupaten Siak sudah mampu sejajar dengan daerah lain di Indonesia, perkembangan pembangunannya berkembang sangat pesat, termasuk di sektor pendidikan, tingginya tingkat Sumber Daya Manusia yang dimilikii oleh generasi sekarang ini, mampu menjadi sarana untuk menuju titik keberhasilan," jelasnya.

Camat Dayun, Zaliek Effendi S Sos menyebutkan kondisi Kecamatan Dayun hingga sekarang ini masih tetap berjalan seperti biasa, namun dalam hal ini kami bersama sejumlah penghulu terus meningkatkan komunikasi terutama dalam menjaga situasi yang aman dan nyaman. Kendati ditahun 2015 ini, dampak dari anjloknya harga minyak dunia dirasakan oleh masyarakat, namun untuk roda pembangunan di Kecamatan Dayun masih tetap berlansung.

" Dengan persoalan air bersih pada sejumlah Kampung sudah mulai direalisasikan, begitu juga dengan jaringan PLN di beberapa kampung, tinggal menunggu waktu pengerjaannya saja lagi, termasuk untuk dunia pendidikan, program pendidikan yang dilakukan oleh Pemkab Siak, benar-benar sangat dirasakan oleh masyarakat," ungkap Zaliek. (adi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini