Tuntut Wakasek Kesiswaan Mundur

Siswa SMAN 3 Pekanbaru Gelar Aksi Mogok Belajar

Redaksi Redaksi
Siswa SMAN 3 Pekanbaru Gelar Aksi Mogok Belajar
js/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com- Kamis (8/5) ratusan siswa SMA Negeri 3 Pekanbaru, menggelar aksi unjuk rasa dengan  mogok belajar. Sehingga aktivitas belajar mengajar di sekolah itu lumpuh sepanjang hari. Dalam aksinya, ratusan siswa kelas X dan Kelas XI menuntut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan mundur dari jabatannya.
 
Informasi yang dirangkum Riaueditor.com di SMAN 3, unjuk rasa siswa dengan cara tutup mulut ini, mereka menuding Wakasek Bidang kesiswaan SMAN 6 tidak koorporatif  dalam melaksanakan tugas sesuai tupoksinya.
 
Para siswa menuding oknum Wakasek tidak transparan dalam pengelolaan keuangan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS),begitu juga dengan pelaksanaan kegiatan Ekstrakulikuler disekolah tersebut tidak becus.
 
Selain itu, kebijakannya yang hingga saat ini masih melakukan pengutipan uang parkir kenderaan di lingkungan sekolah masih terus dilakukan oknum guru tersebut, sekalipun sudah tidak dibenarkan pihak sekolah.
 
Salah seorang siswa yang dimintai komentarnya menyebutkan, kegiatan ektrakulikuler yang dikomandoi Wakasek Kesiswaan tidak pernah disesuaikan dengan bakat kami, hanya kemauan dia sendiri, Wakasek tidak pernah merespon usulan dari siswa. Sehingga sekolah kami tidak pernah ikut diberbagai momen, seperti olah raga dan kepramukaan.
"Untuk itu kami medesak Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan Kepala Sekolah SMAN 3,  agar guru tersebut dicopot dari jabatannya. Karena selain sudah tua dan sudah hampir 30 tahun menjabat sebagai Wakasek Bidang Kesiswaan di SMAN 3 Pekanbaru," cetusnya.
 
Sementara Kepala Sekolah SMAN 3 Pekanbaru, Ermiwati yang dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, tidak mengetahui persis pokok persoalan, sehingga anak-anak melakukan mogok belajar, akunya.
 
Diakuinya, mogok belajar tersebut merupakan buntut ketikdakpuasan para siswa terhadap pola belajar ektrakulikuler dan yang besangkutan tidak transparan dalam pengeluaran dana OSIS sekolah.
 
Ditanya, kebijakan yang dilakukannya selaku Kepala Sekolah. Menurutnya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan, masalah ini sudah sampai ke Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Karena saat aksi demo berlangsung Kabid. Dikmen dan Sekretaris Dinas Pendidikan turun langsung di sekolah, dalihnya.(jsn)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini