Pemotongan Sertifikasi Juga Dikeluhkan Guru di Rohil

Redaksi Redaksi
Pemotongan Sertifikasi Juga Dikeluhkan Guru di Rohil
ilustrasi
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Lagi-lagi persoalan pemotongan tunjangan sertifikasi guru terjadi lagi. Kali ini di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), sejumlah PNS kecewa dengan kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Rohil. Pasalnya Disdik telah melakukan pemotongan langsung gaji guru sertifikasi dalam jumlah yang cukup besar pada saat pembayaran gaji belum lama ini Senin (2/6).

Keluhan ini di sampaikan salah seorang PNS yang mengajar di Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Bangko sebut saja Ajis (33) sempat tertegun  hingga meneteskan air mata  ketika melakukan pengecekan rekening miliknya Rabu (24/6) kemarin. Ternyata saldo gaji yang diterima berkurang satu bulan yang seharusnya tiga bulan (Januari- Maret)

"Saya ssangat kecewa,ternyata gaji satu bulan dipotong Dinas. Saya pikir cair semua dan bisa digunakan untuk persiapan lebaran. Tapi setelah  dicek ternyata cuma dua bulan sebanyak Rp4,8 juta yang masuk. Seharusnya tiga bulan sebesar Rp7,2 juta," kata Ajis

Pengakuan Ajis, gaji tersebut dibayar dinas melalui rekening miliknya, namun ketika dicari apa penyebab gajinya dipotong oleh pihak Disdik dikarenakan pihaknya pada bulam Maret lampau izin beberapa hari karena mengobati anaknya yang sakit di RSUD Pekanbaru.

" Saya pikir hanya gaji saya saja yang kena potong Dinas, rupanya ada juga kawan yang ngajar di SMA, cuma 4 hari sakit juga dipotong gajinya satu bulan. Kalau tak salah banyak juga kawan yang mengalami hal yang sama, untuk di Rohil ini saja mungkin ratusan orang yang kena," bebernya.

Ajis berharap agar Pemerintah daerah khususnya Bupati Rokan hilir H Suyatno meninjau ulang kebijakan yang dilakukan oleh Disdik. Sepengetahuannya dalam aturan Juknis sertifikasi tidak ada menyebutkan pemotongan gaji selama satu bulan jika yang bersangkutan berhalangan sakit dan izin.

"Saat dikonfirmasi ke orang Disdik, itu peraturan pusat dan duit pemotongan dikembalikan kepusat. Tapi kami para guru tak percaya begitu saja, nanti akan kami  pertanyakan ke Pak Bupati langsung," ancam Ajis.(hen)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini