M Arif: Kasek Baru Diminta Membawa Sekolah ke Yang Lebih Baik

Redaksi Redaksi
M Arif: Kasek Baru Diminta Membawa Sekolah ke Yang Lebih Baik
azw
35 Kepala Sekolah di mutasi
SELATPANJANG, riaueditor.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, M Arif MN mengingatkan kepada kepala sekolah yang baru beberapa waktu lalu menerima SK baru, agar mampu membawa sekolah ke arah yang lebih baik.

" Tidak terkungkung lagi dengan pola tradisi yang lama yang terkesan tidak membawa kamajuan berarti kepada anak didik," kata M Arif ketika dikonfirmasi, Kamis (8/10)

Menurut M Arif, tugas tambahan sebagai kepala sekolah, memang saat ini sedikit lebih berat dari tugas sebagai guru. Jabatan itu sebagai tugas tambahan. Namun dituntut untuk membawa sekolah tersebut menjadi lebih baik.

" Tidak monoton dari tahun ke tahun. Tapi harus mampu berprestasi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sehingga anak-anak didik tidak hanya mendapat pelajaran bidang intelektualnya saja. Melainkan juga harus mendapat pelajaran moral dan akhlak serta kecintaan terhadap bangsa dan negara," jelasnya.    

Jika hanya mengandalkan ilmu pengetahun atau teknologi, diungkapkan M Arif, jika tidak di ikuti oleh pelajaran moral, etika dan agama, maka ke intelektualan anak tersebut akan tidak membawa manfaat positif bagi kemajuan.

" Untuk itu di pundak para kepala sekolah terletak kunci maju mundurnya sebuah sekolah. Seorang pemimpin harus bisa menjadi tauladan. Kalau kita mau sukses maka kita yang memulainya sendiri. Sehingga sukses itu akan tercapai. Pemimpin harus mampu memberikan tauladan bagi orang yang dipimpinnya," bebernya.

Diceritakan M Arif, penempatan tugas baru bagi 35 kepala sekolah di jajaran Pemkab Meranti ditingkat Kepala Sekolah dilakukan setiap 4 tahun kerja setlah itu berhak di Mutasi penukaran.

" Mestinya mutasi, rotasi dan promosi yang dilakukan itu dilakukan pada tahun 2012 lalu. Dimana 2 tahun setekah di undangkan melalui Permen Dikbud No. 28/ 2010 itu tentang jabatan kepala sekolah, paling lama hanya 4 tahun. Namun saat itu banyak penolakan, dan akhirnya posisi para kepala sekolah masih terus tetap hingga saat ini. Akhirnya banyak kepala sekolah yang tidak mendapatkan dana sertifikasi," jelasnya.

Diterangkan M Arif, untuk itulah salah satunya dilakukan mutasi, rotasi dan promosi agar para kepala sekolah yang selama ini tidak menerima dana sertifikasi akan kembali menerimanya.

" Adapun yang mendapat SK penempatan mutasi, rotasi dan promosi tersebut yakni kepala SLTA sebanyak 3 orang, kepala SMP 2 orang dan kepala SD 30 orang," tuturnya. (adv/azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini