Kemendikbud RI Kunjungi SMAN 14 Pekanbaru.

Redaksi Redaksi
Kemendikbud RI Kunjungi SMAN 14 Pekanbaru.
ade/riaueditor.com
Prof Dr Udin Nata Putra ketika melakukan monitoring di SMAN 14
PEKANBARU, riaueditor.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI kunjungi SMAN 14 Pekanbaru. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan monitoring kelengkapan sarana prasara dan proses pembelajaran disekolah.

Kemendikbud pusat diwakili Direktorad Pendidikan Agama dan Ahklak Mulia Prof DR Udin Nata Putra beserta rombongan disambut langsung oleh waka sapras SMAN 14 Pekanbaru Aslindawati SPd beserta majelis guru.

"Prof DR Udin Nata Putra dalam monitoring tersebut meninjau ruang kelas, lingkungan sekolah, sarana prasarana penunjang dan kegiatan pendidikan serta melihat kegiatan ekskul," jelas Aslindawati.

Menurut Linda, setelah meninjau kondisi sekolah, Kemendikbud RI merespon baik dan memberikan aprisiasi kepada sekolah yang telah menyelenggarakan pendidikan dengan baik.

Ditempat terpisah, Kepala SMAN 14 Pekanbaru Selamet SPd mengakui bahwa adanya nonitoring dari kemendikbud RI. Tujuan adalah untuk melihat sejauh mana program pendidikan dan realisasinya di sekolah. "Diantaranya yakni monitoring kegiatan pendidikan agama dan ahklak mulia di SMA 14 ini," terang Selamet.

Menurut Selamet program pendidikan agama dan akhlak yang diterapkan diantaranya yakni   berinfak setiap pagi dan cinta lingkungan melalui sahabat pohon.  Program ini diatur oleh guru lingkungan hidup dan ahklak mulia.

"Beberapa waktu lalu sudah saya persentasikan tentang infak. Dimana setiap pagi ketua kelasnya mengambil kotak infak. Sebulan sekali dihitung dan hasilnya dibagikan kepada siswa yang kurang mampu," tuturnya.

Kemudian, lanjut Selamet, dilakukan program dalam bentuk kegiatan sahabat pohon.  Hal ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Selanjutnya pihak sekolah juga mengadakan  lomba-lomba literasi, lagu nasional, baca puisi dan lomba pada peringatan hari sumpah pemuda. "Wujud Cinta lingkungan dibuat lomba kebersihan kelas. Kegiatan tersebut merupakan  pendidikan agama dan akhlak mulia," pungkas selamet. (ade)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini