Kadisdik Pekanbaru : Jangan Menambah Ornamen Pagar

Redaksi Redaksi
Kadisdik Pekanbaru : Jangan Menambah Ornamen Pagar
fin/riaueditor.com
Drs H. Abdul Jamal MPd

PEKANBARU, riaueditor.com - Cerita dibalik robohnya pagar SDN 121 Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru pada 7 Februari lalu, ternyata akibat adanya penambahan ornamen oleh pihak sekolah. 

"Bukan pagar yang roboh dia menambah 70 centimeter, manjat orang jatuh. Pagar itu kokoh, tengoklah dari depan. Ada ornamen yang ditambah dan sudah kita larang. Yang kemarin itu kesalahan dia juga", ucap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pekanbaru Drs H. Abdul Jamal MPd saat dikonfirmasi seputar inventarisasi pagar sekolah yang masih layak, Rabu (20/02/19).

Menurut Kadisdik, ada 241 sekolah negeri mulai dari TK, SD hingga SMP di kota Pekanbaru. Semua itu perlu perawatan. Jika satu sekolah saja dana perawatannya Rp 300 juta, tentunya itu bukan dana yang sedikit.

Setiap bangunan termasuk pagar kata Kadisdik, 1,5 tahun perlu perbaikan termasuk bangunan baru. Namun pada dasarnya semua pagar sekolah di kota Pekanbaru masih tergolong layak. Untuk itu pihak sekolah dihimbau untuk tidak mengambil resiko dengan menambah berbagai ornamen. 

"Kalaupun tidak punya pagar misalnya, pihak sekolah semestinya kreatif. Contohnya dengan menanam bunga. Toh sekolah bukan penjara juga kan", ujar Abdul Jamal. 

Seperti diketahui, akibat robohnya pagar SDN 121 Pekanbaru pada 7 Februari lalu, seorang siswa harus dilarikan ke rumah sakit Awal Bros Jalan Ahmad Yani.

Peristiwa pagar sekolah roboh juga sebelumnya pernah terjadi di SDN 141 Pekanbaru tahun 2018 lalu. Pada peristiwa itu dua siswa meninggal dunia. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini