Jelang SNMPTN, Kepsek Wajib Teliti Isi PDSS

Redaksi Redaksi
Jelang SNMPTN, Kepsek Wajib Teliti Isi PDSS
dok. Okezone
SINGARAJA - Pendaftaran jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mulai 29 Februari 2016. Para kepala sekolah pun harus segera merampungkan proses pengisian Pangkalan Data Siswa Sekolah (PDSS).

"Kami berharap kepada seluruh kepala sekolah (kepsek) tingkat SMA sederajat yang ada Bali teliti mengisi PDSS sehingga tidak terjadi masalah," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Undiksha, Agus Supradnyan di Singaraja, Bali, Sabtu (13/2/2016).

Ia mengatakan, batas waktu pendaftaran SNMPTN di kampus pendidikan terbesar di Pulau Dewata itu adalah hingga 12 Maret 2016. Selanjutnya akan dilakukan pencetakan kartu tanda peserta (KTP).

Menurut dia, sebelum melakukan pendaftaran, pengisian PDSS ini amat penting dalam keikutsertaan siswa dalam SNMPTN. Pasalnya, sesuai prasyarat, siswa yang bisa ikut SNMPTN ini ialah yang berprestasi secara akademis maupun keterampilan. Agus menjelaskan, prinsip itu perlu ditaati oleh sekolah melalui evaluasi internalnya.

"Tidak diperkenankan adanya manipulasi dalam proses pengisian PDSS. Sekolah harus jelas dan nyata memasukkan nama siswa berdasarkan peringkat prestasinya," tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Informasi dan Komunikasi Undiksha, Dr Gede Rasben Dantes mengatakan, Undiksha siap menerima 3.300 mahasiswa baru pada tahun ini. Mereka akan mengisi tujuh fakultas yang dimilikinya melalui tiga jalur penerimaan mahasiswa baru.

Rasben memaparkan, pada jalur SNMPTN akan diterima minimal 1.320 mahasiswa, jalur Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) minimal sekitar 990 mahasiswa, dan mandiri sekitar 990 mahasiswa.

"Kuota penerimaan mahasiswa baru yang ditetapkan untuk tahun ini, yakni 40 persen diambilkan dari SNMPTN, SBMPTN sebesar 30 persen, sementara sisanya diambilkan dari jalur mandiri," pungkas Rasben. (ira)


(rfa/okezone)

Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini