Dewan Pendidikan Berharap Mulok Masuk Jam Sertifikasi

Redaksi Redaksi
Dewan Pendidikan Berharap Mulok Masuk Jam Sertifikasi
Dewan Pendidikan Berharap Mulok Masuk Jam Sertifikasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Ketua Dewan Pendidikan Kota Pekanbaru Drs H OK Nizami Jamil mengatakan, muatan lokal (Mulok) budaya melayu yang diajarkan di sekolah seharusnya masuk jam sertifikasi bagi guru yang mengajarkannya.

"Contohnya di Jawa Barat sudah masuk jam sertifikasi, namun di Riau belum. Untuk itu, diminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah kabupaten/kota melalui dinas terkait untuk mempersiapkannya," jelas Nizami kepada Berita Harian usai memberikan materi pada acara pendidikann dan pelatihan mulok budaya melayu di Hotel Nilamsari, Kamis (28/5).

Dikatakan Nizami, agar budaya melayu ini ditemerima oleh pusat masuk jam sertifikasi bagi guru yang sudah disertifikasi, maka pemerintah harus menggesa menyusun buku dan dokumen muatan lokal budaya melayu tersebut.

Menurut Plt Ketua Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) ini, pemerintah sudah memberi peluang untuk penguatan nilai-nilai budaya melayu, yakni pada kurikulum 2013 memberikan kesempatan untuk mengembangkan kearipan daerah yakni budaya melayu.

Maka dalam kegiatan pelatihan muatan lokal budaya melayu bagi kalangan guru tersebut dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman yang benar. "Karena selama ini banyak hal yang belum tercapai," tuturnya.

Nizami Jamil berharap bagi pemerintah provinsi Riau dapat merealisasikan muatan lokal budaya melayu masuk jam sertifikasi. "Sehingga sesuai dengan visi Riau sebagai pusat budaya melayu," jelasnya. (ade)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini