Bantu Sekolah dan Madrasah Percepat Bangun Pustaka Digital, Unilak Gelar Webinar Bersama Perpunas RI

Redaksi Redaksi
Bantu Sekolah dan Madrasah Percepat Bangun Pustaka Digital, Unilak Gelar Webinar Bersama Perpunas RI
Gedung Pustaka Unilak

PEKANBARU - Untuk mengikuti perkembangan zaman yang bergerak cepat di bidang teknologi, Universitas Lancang Kuning (Unilak) bersama dengan Perpusnas RI, Perpustakaan Daerah Riau, dan Penerbit Erlangga menggelar webinar yang bertujuan membangun perpustakaan digital di sekolah dari jenjang SD/Madrasah hingga SMA di Riau. 

Webinar perpustakaan nasional di gelar secara zoom Kamis lalu,(16/06/2021) sebagai narasumber yaitu Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Nasional Sekolah dan Madrasah, Drs. Nurcahyo, Kepala Perpustakaan Provinsi Riau Dr. Rahima Erna, Pelaksana tugas Ketua Dewan Perpustakaan Nasional provinsi Riau yang juga Rektor Unilak Dr. Junaidi, Kepala Perpustakaan Unilak Hadira Latiar MA dan Hardian Tjahji Permono. SE, MM. 

Peserta webinar berjumlah lebih dari 680 orang teridiri dari guru sekolah, kepala sekolah, pengelola perpustakaan, kepala perpustakaan, dan pustakawan se Riau. 

Dr. Junaidi yang dikonfirmasi Sabtu, 19/06/2021 mengatakan webinar kemarin tentang perpustakaan digital.  Kegiatan bertujuan untuk mendorong pihak sekolah mendirikan perpustakaan digital. Karena kebutuhan anak anak, masyarakat sudah digital. "Unilak yang memiliki jurusan perpustakaan ingin mendampingi sekolah sekolah untuk mewujudkan perpustakaan digital. Perpustakaan digital tidak mahal, sangat sederhana tidak perlu peralatan mahal-mahal," ujar Dr. Junaidi. 

Dijelaskan Dr. Junaidi, webinar juga berkaitan dengan akreditasi perpustakaan sekolah. "Unilak juga siap mendampingi sekolah sekolah membantu akreditasi perpustakaan sekolah, ini sangat penting karena untuk mendukung akreditasi sekolah.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Daerah Riau, Dr Rahima Erna memberikan apresiasi atas terlaksananya webinar. Ia mengatakan, bahwa Riau cepat bergerak untuk membangun perpustakaan digital, tentunya perpustakaan digital yang miliki koleksi buku elektronik, bisa dibaca dimana saja, dengan menggunakan teknologi.

"Kami ingin memotivasi terutama kepala sekolah, kepala perpustakaan, pustakawan, guru guru untuk kita segera  buat program, sosialisasikan di sekolah untuk buat perpustakaan digital dengan koleksi buku digital. Mau tidak mau ini tuntut perkembangan teknologi, kita tidak bisa menggunakan koleksi manual yang ada di perpustakaan," ujar Rahima Erna. 

Disebutkan Rahima, untuk membangun perpustakaan digital harus bangun infrastruktur, ini berkaitan dengan orangnya /SDM harus mempunyai tim IT, kemudian software, hardware, jaringan, dan infrastruktur.(MCR)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini