Vidcon Bersama Investor, Gubri Paparkan Potensi Riau

Redaksi Redaksi
Vidcon Bersama Investor, Gubri Paparkan Potensi Riau
istimewa

Lanjutnya, di Riau juga memiliki sagu seluas lebih kurang 75 ribu hektar, produksinya mencapai 369 ribu per tahun dan itu tersebar di beberapa kabupaten, tapi yang terluas adanya di Kepulauan Meranti. Dan ekspor sagu ini biasanya diekspor ke Singapura, Jepang dan Malaysia.

"Dan untuk sawit ini, ekspor yang paling banyak dari Riau adalah berupaya cangkang sawit, ekspornya ke Jepang," ucapnya.

Gubri mengungkapkan, potensi lain yang ada di Riau adalah Riau merupakan provinsi penghasil karet di Indonesia. Luas lahan perkebunan karet ada 497 ribu hektar, produksi nya 337 ribu ton per tahun dan lokasinya ada di 12 kabupaten kota di Riau.

Selanjutnya, Riau juga memiliki potensi pinang dan juga di ekspor keluar negeri, luas lahan pinang di Riau ada 19.533 hektar, dan produksi nya mencapai 10.500 ton per tahun.

Riau juga memiliki perkebunan kopi dengan luas lima ribu hektar, kopi di Riau ini namanya kopi liberika. Kemudian ada nanas 1.600 ton per tahun, ada keladi ungu 450 ton yang di ekspor ke Malaysia.

Kemudian, di Riau juga memiliki produksi ikan patin. Ikan patin ini jenis ikan budidaya oleh masyarakat Riau, sekarang bisa memproduksi 30 ton per hari dan juga bisa diekspor ke negara tetangga.

"Kemudian ada kerang dara, potensi udang vaname, batubara, gas bumi, dan kapur. Kita juga punya serat rayon, pulp and paper, dan kita punya juga batu granit dan lainnya," tutupnya.(MCR)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini