Transformasi Pendidikan, Bunda PAUD Inhil dan BPMP Riau Perkuat Sinergi Penjaminan Mutu

Redaksi Redaksi
Transformasi Pendidikan, Bunda PAUD Inhil dan BPMP Riau Perkuat Sinergi Penjaminan Mutu
Kunjungan Bunda PAUD Hj. Katerina Susanti ke BPMP Riau di Pekanbaru.(Foto: Diskominfotik)

PEKANBARU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus memacu akselerasi kualitas pendidikan di wilayahnya. Langkah ini ditegaskan melalui kunjungan koordinasi strategis Bunda PAUD Kabupaten Inhil, Hj. Katerina Susanti, SKM., M.Kes., bersama jajaran Dinas Pendidikan ke Kantor Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau di Pekanbaru, Rabu (22/4/2026).

Fokus utama pertemuan ini adalah menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan standar nasional demi menjamin mutu layanan pendidikan yang merata, khususnya pada jenjang PAUD dan Pendidikan Dasar.

Integrasi Standar Mutu dan Aksesibilitas

Bunda PAUD Inhil, Hj. Katerina Susanti, menyampaikan bahwa peningkatan mutu harus dimulai dari akurasi data dan legalitas lembaga. Salah satu agenda prioritas adalah pemenuhan Izin Operasional (SIO) bagi satuan PAUD dan penyediaan sarana prasarana yang layak sesuai standar nasional.

“Mutu pendidikan tidak bisa ditawar. Melalui program Satu Desa Satu PAUD, kita tidak hanya membangun gedung, tapi memastikan lahannya memadai minimal 500 hingga 1.000 meter persegi—agar lingkungan belajar anak representatif untuk tumbuh kembang mereka,” tegas Hj. Katerina.

Sinkronisasi Program Revitalisasi

Kepala BPMP Provinsi Riau, Nilam Suri, menyambut baik komitmen Inhil yang masuk dalam 6 daerah binaan prioritas Direktorat PAUD tahun 2026. Diskusi mendalam dilakukan mengenai revitalisasi satuan pendidikan, mulai dari pengusulan Unit Sekolah Baru (USB), rehabilitasi ruang kelas, hingga penyediaan Alat Peraga Edukasi (APE) yang modern.

“Penjaminan mutu dapat tercapai jika ada keselarasan antara kebijakan pusat, provinsi, dan kabupaten. Inhil memiliki tantangan unik seperti sebaran penduduk yang tidak merata, sehingga strategi daya tampung tanpa sistem double shift di tahun 2028 harus disiapkan sejak dini agar kualitas pembelajaran tetap terjaga,” ungkap Nilam Suri.

Validasi Data sebagai Kunci Mutu

Selain infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan di Inhil juga menyasar pada perbaikan tata kelola data. Tim Analis menekankan pentingnya verifikasi dan validasi (verval) data Anak Tidak Sekolah (ATS) secara lintas sektoral, termasuk berkoordinasi dengan sekolah di bawah naungan Kemenag.

Dengan validitas data yang tinggi, intervensi kebijakan termasuk pemberian NISN dan bantuan pendidikan—akan lebih tepat sasaran. Langkah ini diharapkan mampu menghapus diskrepansi data serta memastikan tidak ada anak di Inhil yang tertinggal dalam mendapatkan layanan pendidikan berkualitas.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk membawa hasil koordinasi tersebut ke tingkat pimpinan daerah guna memastikan seluruh variabel penentu mutu pendidikan di Kabupaten Indragiri Hilir dapat terpenuhi secara optimal sebelum tenggat waktu strategis di akhir April 2026.

Poin Utama Transformasi Mutu:

Standardisasi Sarpras: Pemenuhan lahan luas untuk lingkungan belajar ideal.

Legalitas Lembaga: Percepatan Izin Operasional (SIO) PAUD.

Efektivitas Belajar: Transisi penghapusan sistem double shift demi konsentrasi belajar siswa.

Akurasi Data: Verval ATS sebagai basis pengambilan kebijakan mutu.

Turut hadir bersama Bunda Paud Hj. Katerina, Kadis Pendidikan Inhil, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pokja PAUD.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini