Pengajuan TPP Pegawai Pemkab Pelalawan Masih Terganjal Syarat

Devitson: "Belum ada Keputusan Pemotongan 1 Bulan"
Redaksi Redaksi
Pengajuan TPP Pegawai Pemkab Pelalawan Masih Terganjal Syarat
Devitson, SH.MH

PELALAWAN, riaueditor.com - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan harus lebih bersabar, pasalnya pengajuan untuk dievaluasi dan disahkan sebagai dasar pembayaran Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) masih terganjal dengan syarat yang ditentukan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Adapun syarat yang dimaksud yakni, pengajuan bisa ditujukan ke Kementerian Dalam Negeri jika sudah mencapai 50 persen pembayaran intensif tenaga kesehatan (nakes). Sementara data terakhir yang diterima Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dari Dinas Kesehatan baru 44 persen saja.

"Kita masih menunggu pembayaran intensif nakes hingga 50 persen baru mengajukan pembayaran TPP ke Kemendagri RI. Data terakhir yang kita terima pembayaran intensif nakes masih 44 persen," papar Devitson, SH.MH kepada riaueditor.com, Senin (20/9/2021).

Dilanjutkannya, penghitungan ulang TPP dari tim independen terkait besaran tunjangan sesuai dengan aturan terbaru dari pemerintah pusat sudah tuntas. OPD juga sudah menginput ke Sistem Informasi Pemerintah Daerah.

"Inikan untuk TPP semester ke-2 dari bulan Juli hingga Desember. Nilainya perbulan Rp.12 milyar," ucapnya.

Disinggung soal adanya isu pemotongan 1 bulan TPP, Devitson menyampaikan Pemerintah Daerah belum ada mengarah kepada pemotongan 1 bulan tersebut.

"Itukan masih isu, keputusan hingga kini belum ada mengarah kepada pemotongan 1 bulan TPP.Tentunya nanti menyesuaikan kemampuan anggaran yang ada," tukasnya.

Terpisah, Asril, M.Kes menyebutkan pembayaran intensif nakes tentunya dilakukan secara selektif dan sesuai aturan. Pengajuan dari puskesmas dan Rumah Sakit tentunya harus dievaluasi ulang oleh Dinas Kesehatan.

"Agar pembayaran intensif nakes sesui aturan dan tepat sasaran tentu harus dilakukan secara selektif. Namun ditargetkan September ini untuk capaian pembayaran 50 persen sudah tercapai. Mengingat saat ini juga puskesmas dan Rumah Sakit sedang fokus dalam penanganan covid - 19 terutama terkait pelaksanaan Vaksinasi," tutupnya. (ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini