Dilantik Gubernur Abdul Wahid, Afni-Syamsurizal Sah Bupati dan Wakil Bupati Siak 2025-2030

Redaksi Redaksi
Dilantik Gubernur Abdul Wahid, Afni-Syamsurizal Sah Bupati dan Wakil Bupati Siak 2025-2030
Pelantikan Afni Zulkifli dan Syamsurizal sebagai Bupati dan Wakil Bupati Siak periode 2025-2030.(Foto: Ist)

SIAK - Gubernur Riau Abdul Wahid atas nama Menteri Dalam Negeri melantik Bupati dan Wakil Bupati Siak terpilih, Afni dan Syamsurizal, Rabu (4/6/2025) di Gedung Panglima Ghimbam DPRD Kabupaten Siak. Pelantikan ini menjadi penutup dari proses panjang Pilkada Siak 2024 yang melewati proses panjang.

Gubernur Abdul Wahid membacakan keputusan Menteri Dalam Negeri mengucapkan “Saya Abdul Wahid, resmi melantik Bupati Siak Afni dan saudara Syamsurizal sebagai Wakil Bupati Siak berdasarkan keputusan Mendagri”. Kalimat itu menandai sahnya pasangan Afni-Syamsurizal sebagai pemimpin nomor 1 dan 2 di Kabupaten Siak.

Sumpah jabatan pun diucapkan secara khidmat oleh keduanya, dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Esa, keduanya berjanji akan bekerja seadil-adilnya dan sebaik-baiknya sesuai dengan konstitusi dan tanggung jawab rakyat.

Abdul Wahid dalam sambutannya mengapresiasi proses demokrasi di Siak yang berjalan dinamis. Ia menyebut pelantikan ini bukan hanya simbol kemenangan pasangan calon, melainkan kemenangan seluruh rakyat Siak yang telah dewasa menyikapi proses politik.

"Saya tahu perjalanan ini tidak mudah, tapi saya percaya, pemimpin itu ada garis tangannya. Kalau Allah sudah berkehendak, semua arah yang menentang pun akan tunduk," ujar Wahid.

Ia juga mengingatkan bahwa pesta demokrasi telah usai dan saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu kembali. “Tidak ada lagi kotak satu, dua, atau tiga. Semua adalah masyarakat Siak yang harus dilayani dengan adil dan merata,” ujarnya.

Abdul Wahid mengajak Afni-Syamsurizal merangkul semua pihak, termasuk yang dulu berseberangan. Menurutnya, luka politik harus disembuhkan demi memperkuat kembali jalinan sosial dan membangun Siak bersama-sama.

Pelantikan dihadiri berbagai tokoh penting, termasuk pimpinan DPRD, Forkopimda, para mantan kepala daerah, dan pimpinan partai politik. Momen pelantikan berlangsung penuh rasa syukur, namun juga mengandung tanggung jawab besar untuk membawa perubahan.

Abdul Wahid menyampaikan tantangan besar yang dihadapi pemerintahan baru yakni, krisis fiskal dan transformasi ekonomi. Ia mengingatkan, Siak tak bisa lagi mengandalkan pendapatan dari sektor migas.

“Riau ini sering dianggap negeri kaya, padahal saat ini defisit. Ini jadi tantangan nyata,” ujar Wahid.

Ia mendorong Pemkab Siak di bawah kepemimpinan Afni dan Syamsurizal untuk segera mengalihkan fokus pembangunan ke sektor lain. Prioritas diarahkan pada kehutanan, perkebunan, perikanan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada SDA. Kita butuh transformasi menuju ekonomi berbasis manusia, inovasi, dan teknologi. Saya yakin Siak mampu,” tegas Wahid.

Gubernur juga menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran yang efisien dan berpihak pada kebutuhan rakyat. Ia menekankan bahwa setiap rupiah harus dibelanjakan secara cermat, transparan, dan sesuai skala prioritas.(inf/adi)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini