Warga Minta BPK Audit Pengaspalan Jalan Lintas Timur

Redaksi Redaksi
Warga Minta BPK Audit Pengaspalan Jalan Lintas Timur
INHU, riaueditor.com- Jalan Lintas Timur (Jalintim) Simpang Japura-Seberida Batas Jambi kembali memperoleh dana APBN tahun 2014. Proyek pengaspalan jalan dengan kontrak senilai Rp22,6 milyar ini dikerjakan oleh PT Inti Indokomp. Sementara Konsultan Pengawas dikomandoi oleh PT Global Profex Synergy.

Dari pantauan riaueditor.com di lapangan, proyek bernomor kontrak HK 0203/PJN.II/PPK7/0I itu pengerjaannya disinyalir asal jadi. Selain kondisi jalan
bergelombang pengaspalannya juga retak-retak disana sini.

Menanggapi hal itu, pengawas lapangan Maili saat ditemui berdalih bahwa amblas atau pecahnya aspal tersebut, bukan karena tidak sesuai bestek melainkan akibat badan jalan yang longsor, ujarnya seraya menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memasang kayu cerucuk agar jalan tidak longsor.

Maili menjelaskan, pemasangan kayu cerucuk tersebut diluar kontrak yang disepakati. "Bila tidak di pasang cerucuk jalan ini dikhawatirkan bisa putus," tambahnya.

Salah seorang warga Pematang Reba, Dedi mengatakan amblasnya Jalintim yang tengah dikerjakan ini diduga karena pelaksanaan yang tidak mengacu pada bestek.

"Selaku warga dan pengguna jalan, masyarakat Inhu minta agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat agar mengaudit perencanaan proyek pengaspalan jalan Jalintim ini agar tidak dikerjakan asal jadi," terang Dedi.(hr)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini