Wakil Bupati Rohil Dampingi 10 Investor Asing Tinjau Pulau Jemur

Redaksi Redaksi
Wakil Bupati Rohil Dampingi 10 Investor Asing Tinjau Pulau Jemur
mhd/riaueditor.com
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com- Wakil Bupati Rokan Hilir, Erianda SE, Selasa (2/12) dampingi 10 investor asing dari 3 negara yaitu Hongkong, Taiwan dan China, meninjau kawasan wisata pulau Jemur. Wabup Erianda menjelaskan potensi- potensi yang menjanjikan yang ada di pulau Jemur. seperti objek wisata pantai dan keindahan bawah lautnya.

Disamping karena panorama alamnya yang sangat indah, pulau Jemur juga memiliki keindahan bawah laut seperti terumbu karang, dan juga kekayaan alam lautnya.

Wabup meminta kepada investor yang akan menginvestasikan modalnya guna membangun objek wisata di pulau Jemur itu, agar tidak merusak keindahan alam pulau jemur itu sendiri, juga tidak membangun ataupun membuat usaha yang bersifat perjudian. Karena menurut Wabup, hal itu bisa mencoreng nama baik kabupaten Rokan Hilir yang sudah dikenal dengan sebutan negeri Seribu Kubah.

Budi Hartono Partner dari investor asing yang juga putra daerah Rokan Hilir menjelaskan kepada wartawan, "Kita tetap akan membangun objek pariwisata di pulau Jemur ini, objek wisata ini kan sifatnya menunjang, karena kita kan juga membangun kawasan industri terpadu di pulau Padamaran, tentunya dalam hal ini akan membuat para investor datang untuk menginvestasikan modalnya ditempat kita ini, maka kita juga harus menciptakan kawasan atau objek wisata yang bisa dijadikan tempat berlibur bagi para investor maupun turis dari luar negeri.

Selain itu, tambah Hartono, Kita juga merencanakan pembangunan pelabuhan internasional di Senepis sebagai pelabuhan peti kemas, dan sekaligus pelabuhan menuju kepulai Jemur ini.

"Nah tentunya dalam hal ini bisa jadikan suatu peluang untuk meningkatkan perekonomian daerah, seperti saat ini saya membawa sepuluh orang partner saya dari Hongkong, Taiwan dan China, mereka semua siap mengucurkan dana pembangunan objek Wisata pulau Jemur ini kapan saja, kendalanya saat ini hanya ijin dari pemerintah daerah yang sampai saat masih belum memberikan ijin untuk membangun objek wisata dipulau jemur ini," ujar Hartono.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Erianda kepada awak media menjelaskan, kendalanya bukan di pihak pemerintah daerah tidak memberikan ijin, akan tetapi pemerintah harus mempelajari terlebih dahulu MoU yang mereka ajukan.
Erianda menekankan, jika MoU yang mereka ajukan sesuai dengan keinginan pemerintah, maka pemberian ijin pembangunan pelabuhan maupun objek wisata pulau Jemur tidak ada kendala.

"Bisa kita berikan secepatnya, kalau masalah ijin yang dimaksud pak Budi tadi, itukan pada masa Bupati kita yang lama, nah kalau sekarang kapan pun mereka meminta perijinan untuk membangun pulau jemur ini, kita sih oke-oke saja," ujar Wabup Rohil itu. (Mhd)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini