17 Tahun Vakum, Turnamen Camat Cup 2026 Resmi Bangkit di Kampar Kiri, Momentum Kebersamaan dan Kebangkitan Sepak Bola

Redaksi Redaksi
17 Tahun Vakum, Turnamen Camat Cup 2026 Resmi Bangkit di Kampar Kiri, Momentum Kebersamaan dan Kebangkitan Sepak Bola
Turnamen Camat Cup 2026 Kampar Kiri.(Foto: Is)

KAMPAR, Riaueditor.com - Sejarah baru kembali tercipta bagi dunia olahraga di Kecamatan Kampar Kiri. Setelah vakum selama 17 tahun, Turnamen Camat Cup 2026 akhirnya resmi bergulir. Turnamen yang berlangsung di Lapangan Hijau Kelurahan Lipat Kain, Senin (13/7/2026), disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati arena pertandingan.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah yang diresmikan oleh Wakil Bupati Kampar, Hj. Misharti disaksikan unsur Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Kampar, para kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta pecinta sepak bola dari berbagai wilayah di Kampar Kiri.

Kembalinya Camat Cup bukan sekadar menghadirkan sebuah kompetisi olahraga. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi simbol bangkitnya semangat persatuan, kebersamaan, serta kecintaan masyarakat terhadap sepak bola yang pernah menjadi kebanggaan Kampar Kiri.

Camat Kampar Kiri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras hingga turnamen dapat kembali digelar. Menurutnya, Camat Cup merupakan wadah mempererat silaturahmi antardesa sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Di balik suksesnya penyelenggaraan Camat Cup 2026, terdapat perjuangan panjang selama sekitar satu setengah bulan yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Lipat Kain bersama panitia, pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang terlibat. Berbagai persiapan dilakukan mulai dari pembenahan Lapangan Hijau, penyusunan kepanitiaan, koordinasi lintas sektor, hingga mobilisasi dukungan masyarakat agar turnamen yang telah lama dinantikan dapat kembali terlaksana.

Lurah Lipat Kain, Andi Sukma, S.Pi., selaku tuan rumah penyelenggara, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya Camat Cup 2026. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat yang memiliki tekad menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Kampar Kiri.

Menurutnya, turnamen tersebut bukan hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antarwilayah, membangkitkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas UMKM, sekaligus memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga.

Dukungan terhadap penyelenggaraan Camat Cup juga datang dari berbagai elemen masyarakat.

Forum Pemuda Kenegerian Lipat Kain melalui Ketua Angki Mei Putra menyampaikan apresiasi atas keberhasilan menghidupkan kembali turnamen yang telah vakum hampir dua dekade. Ia menilai Camat Cup menjadi momentum kebangkitan olahraga sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Kampar Kiri.

Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Pemuda berharap turnamen tersebut dapat terus menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet sepak bola berprestasi.

Hal senada disampaikan Ketua LPM Kelurahan Lipat Kain, Herman Laskar. Ia menilai Camat Cup 2026 merupakan tonggak kebangkitan sepak bola Kampar Kiri setelah penantian panjang selama 17 tahun.

Ia berharap semangat yang telah dibangun tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini, tetapi menjadi awal lahirnya pembinaan olahraga yang lebih berkelanjutan di setiap desa dan kelurahan.

Antusiasme masyarakat yang memadati Lapangan Hijau sejak siang hingga malam menjadi bukti bahwa Camat Cup masih memiliki tempat istimewa di hati warga Kampar Kiri. Sorak sorai penonton, dukungan suporter, hingga semangat para pemain menciptakan atmosfer pertandingan yang penuh sportivitas dan kebersamaan.

Kembalinya Camat Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi kebangkitan olahraga, penguatan persaudaraan antarwilayah, serta awal lahirnya generasi pesepak bola Kampar Kiri yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.(Dp)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini