Upaya Perbaikan Kebun Kelapa, Disbun Inhil Tinjau Pembangunan Tanggul

Redaksi Redaksi
Upaya Perbaikan Kebun Kelapa, Disbun Inhil Tinjau Pembangunan Tanggul
pra/riaueditor.com
Upaya Perbaikan Kebun Kelapa, Disbun Inhil Tinjau Pembangunan Tanggul
TEMBILAHAN, riaueditor.com - Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau meninjau sejumlah proyek pembangunan tanggul di tiga kecamatan.

"Pembangunan proyek tanggul sudah kita tinjau ke tiga Kecamatan," ucap Kepala Disbun Inhil Tantawi Jauhari di Tembilahan, Rabu, (09/10/16).

Dijelaskannya, peninjauan pembangunan proyek tanggul mekanik maupun tanggul manual tersebut berada di desa Sungai Salak Kecamatan Tempuling, desa Sungai Luar dan desa Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka, serta desa Tekulai Bugis dan Tekulai Hilir Kecamatan Tanah Merah.

"Pembangunan tanggul sebagai upaya pemerintah menanggulangi terjadinya abrasi sehingga mengakibatkan rusaknya perkebunan kelapa," sambungnya.

Rusaknya perkebunan kelapa ini lanjutnya lagi, berdampak besar terhadap hasil produksi kelapa, dalam hal ini perekonomian masyarakat yang bergantung di sektor perkebunan kelapa juga akan menurun.

"Karena seperti kita ketahui mayoritas masyarakat Inhil merupakan petani kelapa," jelasnya.

Selain bantuan proyek, tidak sedikit juga upaya lain yang sudah dilakukan pemerintah dalam menanggulangi berbagai persoalan perkebunan rakyat seperti pengadaan alat berat, serta berbagai alat pengendalian hama.

Dalam hal ini, Tantawi justru sangat mengharapkan adanya kepedulian petani untuk memelihara dan menjaga segala proyek yang sudah diterima dari pemerintah.

"Segala bantuan hendaknya dimanfaatkan sebagai upaya mengantisipasi hingga menanggulangi segala persoalan perkebunan," ungkapnya.

Dikatakan Tantawi, petani jangan hanya mengharapkan dari pemerintah, tidak segala persoalan harus menunggu pemerintah. Petani di sana lanjutnya, juga bisa menyisihkan hasil penjualan produksi kelapa sebagai upaya mengantisipasi persoalan kerusakan dan lainnya.

Selanjutnya lagi, kepada masyarakat hendaknya dapat merubah pola pikir dengan menyiasati lahan perkebunan agar pemanfaatannya bisa lebih ditingkatkan dengan tanaman lain, hal ini sebagai upaya mengantisipasi jika terjadi penurunan harga pada komoditas pokok perkebunan.

"Jika harga komoditas pokok perkebunan menurun, setidaknya ada produksi tanaman lain yang masih bisa dimanfaatkan," pungkasnya. (pra)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini