Telat 2 Bulan, Pemprov Riau Akhirnya Bayarkan Tunjangan Single Salary ASN

Redaksi Redaksi
Telat 2 Bulan, Pemprov Riau Akhirnya Bayarkan Tunjangan Single Salary ASN
ilustrasi

PEKANBARU, riaueditor.com - Pemerintah Provinsi Riau akhirnya membayarkan sistem gaji tunggal (single salary system) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), setelah dua bulan sempat tertunda dan pembayaran kini di rapel untuk bulan Maret dan Apri 2018.

"Tunjangan dengan Single Salary System sudah dibayarkan untuk bulan Maret dan April, untuk bulan Mei tentu di bayar bulan Juni, karena  tunjangan ASN, kerja dulu baru di bayarkan," ujar Wan Thamrin Hasyim Plt. Gubernur Riau di Pekanbaru, Minggu (20/5/2018).

Dikatakannya, dengan diterapkan Single Salary System diharapkan kinerja ASN meningkat. Karena penerapan sistem ini, merupakan upaya Pemprov Riau merangsang peningkatkan produktivitas kerja, pencapaian target dan penggunaan anggaran.

"Tidak ada lagi ASN yang tidak disiplin, semua akan produktif. Karena pendapatan sudah meningkat. Bila malas, maka resikonya tunjangan akan berkurang otomatis," ujar Plt Gubri

Penerapan single salary ASN ditentukan berdasarkan grade, dimana Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) menduduki grade 17. Sementara untuk pejabat eselon II atau pejabat tinggi pratama berada di grade 15 sampai 16, eselon III grade 13, eselon IV grade 9 sampai 12 dan staf grade 4 sampai 9.

"Jadi sistem penggajian ASN dengan Single salary ini, berdasarkan bobot dan grade kinerja jabatan" jelasnya.

Selain itu single salary system ini juga akan mengakumulasikan berbagai jenis penghasilan dan menetapkannya menjadi satu jenis penghasilan saja. Dengan demikian, kegiatan para pejabat dan ASN tidak lagi mendapat honor.

"ASN terima gaji berdasarkan kinerja, tak ada honor kegiatan lagi," tegasnya. (mcr)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini